BANDAR LAMPUNG – Keluarga besar UKM KSR PMI Unit Universitas Lampung berduka atas berpulangnya salah satu pengurus terbaiknya, Muhammad Umar Abdullah Al Faruq, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung angkatan 2022 sekaligus Wakil Kepala Divisi Kesekretariatan Kepengurusan Tahun 2026.
Umar, sapaan akrab Almarhum, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di wilayah Natar, Kabupaten Lampung Selatan, pada Senin (29/6).
Berdasarkan informasi yang diterima, Umar sempat mendapatkan penanganan medis dan dirujuk ke RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Bandar Lampung. Namun, setelah menjalani perawatan, ia dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 22.30 WIB pada hari yang sama.
Kepergian Umar menjadi kehilangan yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi sahabat, rekan perkuliahan, serta keluarga besar UKM KSR PMI Unit Universitas Lampung. Di tengah perjalanan studinya sebagai mahasiswa semester delapan Fakultas Kedokteran Universitas Lampung, almarhum diketahui tengah mempersiapkan Seminar Hasil (Semhas) sebagai salah satu tahapan akhir penyelesaian pendidikan.
Ketua UKM KSR PMI Unit Universitas Lampung Kepengurusan Tahun 2026, Rucy Hayuningrat Arum Puspita, mengenang Umar sebagai sosok yang memiliki hati besar, rendah hati, dan selalu mengutamakan kepentingan orang lain.
Baginya, Umar bukan hanya seorang rekan organisasi, tetapi juga pribadi yang mampu menghadirkan semangat dan kenyamanan bagi siapa pun yang berada di sekitarnya.
“Saya mewakili keluarga besar UKM KSR PMI Unit Universitas Lampung menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya rekan kami tercinta. Umar adalah pribadi yang humoris, ramah, dan sangat mengayomi teman-temannya. Ia tidak pernah ragu membantu, senang berbagi informasi, serta selalu menjalankan setiap amanah dengan penuh tanggung jawab. Sosoknya mengajarkan kami arti kepedulian, kebersamaan, dan keikhlasan dalam mengabdi. InsyaAllah, segala kebaikannya akan selalu kami kenang,” ujar Rucy.
Semasa aktif di UKM KSR PMI Unit Universitas Lampung, Umar dikenal sebagai pribadi yang mudah bergaul, ringan tangan, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap organisasi. Di balik sikapnya yang sederhana, ia selalu hadir ketika dibutuhkan, baik dalam menjalankan program kerja maupun mendampingi rekan-rekannya. Keramahan dan kepeduliannya menjadikan Umar sosok yang dicintai serta dihormati oleh banyak anggota.
Rucy berharap kepergian Umar dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk senantiasa mengutamakan keselamatan saat berkendara, sekaligus menghargai setiap kesempatan untuk berbuat baik kepada sesama.
“Semoga kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu berhati-hati di jalan dan mengutamakan keselamatan. Kami juga memohon doa agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” tuturnya.
Kepergian Muhammad Umar Abdullah Al Faruq meninggalkan jejak pengabdian dan keteladanan bagi keluarga besar UKM KSR PMI Unit Universitas Lampung. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai pribadi yang tulus, peduli, dan berdedikasi dalam mengabdikan diri kepada organisasi maupun kepada sesama. Kebaikan yang telah ia tanamkan menjadi warisan berharga yang akan terus hidup dalam ingatan orang-orang yang mengenalnya. (Rls-KSR)


















