BANDAR LAMPUNG – Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) yang akan digelar di Lampung hanya tinggal menghitung hari, yakni pada 10 Juni 2026.

Ada 4 kandidat yang mencalonkan diri. Namun, sejauh ini hanya satu yang terlihat begitu mencolok.
Ya, banner dan baleho calon nomor urut dua, Ade Jona Prasetyo sudah  mendominasi sejumlah titik strategis di ibu kota Provinsi Lampung.

Sementara itu, tiga kandidat lainnya yakni Reynaldo Bryan (nomor urut satu), Afifuddin S. Kalla (nomor urut tiga), dan Anthony Leong (nomor urut empat), nyaris tak terlihat melakukan sosialisasi visual di Kota Bandarlampung.

Kondisi ini membuat masyarakat setempat belum begitu familiar dengan ketiga nama tersebut.
Dominasi alat peraga Ade Jona pun memunculkan berbagai spekulasi.

Beredar isu bahwa pengusaha reklame di Lampung disebut-sebut tidak memberikan ruang yang sama kepada kandidat lain untuk memasang baleho maupun banner di kota penyelenggara Munas HIPMI tersebut.

Bahkan, muncul anggapan bahwa Lampung sebagai tuan rumah dinilai tidak netral karena dianggap lebih condong mendukung Ade Jona Prasetyo yang dikenal dekat dengan Partai Gerindra.

Namun tudingan itu dibantah Ketua Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Pengurus Daerah Lampung, Fadliyansah Cholid.

Pria yang karib disapa Yeyek ini mengatakan, para pengusaha reklame di Lampung tetap bersikap profesional dan terbuka kepada seluruh kandidat.

“Kami profesional. Siapa pun boleh menyewa baleho untuk sosialisasi di Lampung,” kata Yeyek, Jumat (29/5/2026).

Ia juga memastikan tidak ada tekanan ataupun intervensi terhadap para pengusaha reklame untuk berpihak kepada salah satu kandidat tertentu.

Yeyek berharap pelaksanaan Munas XVIII HIPMI berjalan lancar dan melahirkan kepemimpinan yang amanah untuk periode 2026–2029.

“Kami siap mendukung suksesnya Munas XVIII HIPMI,” katanya.

Sebelumnya, Steering Committee (SC) Munas XVIII BPP HIPMI telah menetapkan empat kandidat calon Ketua Umum BPP HIPMI periode mendatang. Mereka adalah Ade Jona Prasetyo, Anthony Leong, Reynaldo Bryan, dan Afifuddin Kalla.

Ketua SC Munas XVIII BPP HIPMI, Tri Febrianto Damu, mengatakan seluruh kandidat telah melewati proses verifikasi administrasi dan evaluasi sesuai ketentuan organisasi.

“Seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Kami memastikan seluruh kandidat telah memenuhi syarat yang telah ditetapkan,” ujar Tri, Kamis (23/4/2026).

Tahapan berikutnya, para kandidat dijadwalkan mengikuti pengambilan nomor urut di Djakarta Theater, Jakarta, pada 24 April 2026.

Tri mengajak seluruh anggota HIPMI menjaga kondusivitas organisasi dan menjunjung tinggi semangat persatuan serta sportivitas selama rangkaian Munas berlangsung.

“Munas XVIII bukan hanya momentum memilih pemimpin, tetapi juga menjadi ajang konsolidasi organisasi dalam memperkuat peran HIPMI sebagai motor penggerak ekonomi nasional serta pencetak pengusaha muda yang tangguh dan berdaya saing global,” katanya. (helloindonesia)