Organ Tunggal di Metro Berujung Ricuh

METRO – Hiburan organ tunggal kerap kali menjadi cikal keributan. Bahkan tak sedikit yang terluka, bahkan merenggang nyawa akibat saling tusuk karena masalah sepele.

Yang teranyar, kericuhan di Kota Metro, Rabu (9/10/2019) dini hari tadi.

Nasrudin Arif (39) warga Desa Tiyuh Balak Kec. Baradatu Kab. Way Kanan dan teman wanitanya Evi Oktaviana (30) warga Kel. Ganjar Asri Kec. Metro Barat mengalami luka lebam akibat pengeroyokan saat menonton organ tunggal di wilayah Kel. Karang Rejo Kec. Metro Utara.

Warga menuturkan, organ tunggal berujung ricuh tersebut terjadi saat hajatan pernikahan di kediaman Suharsono (39) warga Jl. WR Supratman RT 013 RW 004 Kel. Karang Rejo Kec. Metro Utara.

“Kejadiannya itu sekitar jam 00.30 WIB. Pas lagu terakhir, orang-orang pada joget. Ada yang teriak-teriak dompet hilang, terus ada yang dipukulin,” ucap remaja setempat yang enggan menyebutkan namanya.

Sementara berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa gelaran organ berujung kericuhan tersebut disebabkan oleh orang yang tidak dikenal masuk dalam barisan penjoged dan berteriak kehilangan dompet.

Dari informasi yang dihimpun, korban pengeroyokan tersebut melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolres Metro sekira pukul 03.45 WIB.

Akibat insiden itu, satu orang bernama Nasrudin Arif harus menjalani perawatan di RSUD Ahmad Yani Metro.

Sementara hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari aparat Kepolisian Resor Metro terkait insiden tersebut. (Arby)