Dewi Ungkap Dua Ambisi yang Ingin Diwujudkan di Tanggamus

TANGGAMUS-Bupati Tanggamus, Dewi Handajani memiliki ambisi ingin mengentaskan dua (2) harapan masyarakat Tanggamus, yakni percepatan pembangunan mega proyek Kawasan Industri Maritim (KIM) Batu Balai dan problematika banjir wilayah barat Tanggamus yang saat ini semakin mengancam lingkungan dan pemukiman.

Wacana bupati yang karib disapa Bunda Dewi ini diungkapkan saat memberikan sambutan pada pembukaan Tanggamus Ekspo Tahun 2019, Jumat (22/03/2019) malam di depan ribuan masyarakat Tanggamus.

Menurut Bunda Dewi, untuk mewujudkan serta merealisasikan percepatan pembangunan KIM, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus terus berupaya keras melobi pusat dan pihak investor. Agar segera mengambil langkah kongkret mempersiapkan proyek percepatan perekonomian Nasional tersebut.

“Pemkab mohon doa masyarakat Tanggamus. Mudah-mudahan pembangunan KIM dapat segera terealisasikan dan terwujud. Karena salah satu sektor yang akan meningkatkan perekonomian Tanggamus aalah dibangunnya KIM, yang akan menyerap banyak tenaga kerja ke depan,” katanya.

Bunda Dewi menerangkan, selanjutnya dalam rangka mengentaskan masalah banjir di Tanggamus, khususnya diwilayah bagian barat Tanggamus. Pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus telah bekerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam merumuskan metode pembangunan penanggulangan banjir yang tepat guna kedepan.

“Beberapa waktu Bunda ini, berkeliling ke Pusat meminta bantuan terkait harapan masyarakat Tanggamus, termasuk ke LIPI. Yang sangat kita harapkan LIPI melakukan penelitian dan riset beberapa sektor untuk kemajuan Kabupaten Tanggamus. Yang mana salah satunya terkait pengentasan masalah banjir, khususnya di wilayah barat, dengan kajian kajian LIPI. Maka apa yang akan kami kerjakan akan tepat guna,” terangnya.

Diketahui, bentuk kerjasama antara Pemkab Tanggamus bersama LIPI direalisasikan dengan penandatangan Memorandum of Undestanding (MoU) saat pembukaan Tanggamus Ekspo disaksikan ribuan masyarakat dan pejabat daerah. (Ahmad/Heri)