BANDARLAMPUNG – Rektor Universitas Lampung (Unila) Periode 2023-2027, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., angkat bicara. Ini terkait akan segera dibukanya jadwal penjaringan pendaftaran dan pemilihan Rektor Unila Periode 2027-2031.

“Seiring akan dibukanya penjaringan pendaftaran Calon Rektor Unila Periode 2027-2031 pada hari Jumat 14 Agustus 2026, saya berharap banyak dari teman-teman dosen yang cukup, baik dari performance-nya, persyaratannya, pengalamannya dan sebagainya, untuk mari bersama mensukseskan. Misalnya dengan kalau bisa mendaftar sebagai bakal calon Rektor Unila 2027-2031,” tutur Prof. Lusmeilia, Rabu, 12 Agustus 2026.

Mengapa ? Karena menurutnya, dengan semakin banyak bakal calon Rektor yang turut mendaftar, maka otomatis semakin bagus. Artinya bisa menjadi ajang demokrasi yang positif.

“Dan siapapun yang terpilih nantinya, Program Unila Be Strong saya untuk membangun Kampus Unila yang lebih kuat, unggul, dan berdaya saing tinggi, bisa diteruskan. Termasuk meneruskan juga pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Unila. Sebab ini merupakan tanggungjawab kita semua mensukseskan operasionalnya sampai dengan selesai dan berjalan sesuai target yang telah diterapkan,” ujar Prof. Lusmeilia lagi.

Dipaparkan Prof. Lusmeilia, beberapa pencapaian positif, sebenarnya berhasil diraih Kampus Unila dalam tiga tahun terakhir. Hal ini sangat berbeda dengan kondisi sebelumnya. Misalnya, menyangkut belum masuknya Unila dalam perangkingan dunia. Dimana Unila belum masuk 10 besar Indonesia. Terus soal akreditasi program studi Unila masih baru ada 9 (sembilan) yang masuk kategori unggul. Lalu akreditasi Internasional juga masih 1 (satu).

Saat ini menurut Prof. Lusmeila, dengan Program Unila Be Strong, Alhamdulillah cukup berhasil. Kenapa berhasil, sebab dari 128 program studi, dari yang awalnya hanya 9 yang unggul, sekarang sudah 65 atau hampir 70 dalam waktu kurang dari 4 tahun. Lalu akreditasi Internasional sekarang sudah ada 23. Selain itu, soal Program Kuliah Tepat Waktu yang juga menjadi perhatian dan konsennya. Kini dari 22 %, sekarang telah mencapai 65%. Termasuk juga menggolkan pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Unila.

“Kedepan ini semua saya harapkan bisa diteruskan dan disempurnakan,” ajaknya.

Kemudian, dia juga berharap pendapatan Kampus Unila diluar UKT, bisa ditingkatkan. Awal saat menjabat Rektor Unila, pendapatan Unila diluar UKT, masih ada diangka dibawah 5 %. Sementara sekarang, sudah mulai naik menjadi sekitar 13 %.

“Ini juga saya harapkan dapat ditingkatkan. Termasuk soal kinerja dosen, saya minta dapat dikontrol dan disupport ulang, karena saat ini belum maksimal. Jujur ini memang agak berat, karena butuh waktu dan merubah mindset.  Tapi ya sekarang sudah lumayan, yang tadinya malas sekarang sudah tidak lagi, namun tetap harus ditingkatkan lagi,” pungkasnya.   

Seperti diketahui Tim Supporting Panitia Pemilihan Rektor Unila Periode 2027-2031 yang diketuai Prof. Dr. Muhammad Akib, S.H., M.Hum., rencananya akan mengumumkan berbagai jadwal dan tahapan Proses Penjaringan dan Pemilihan Calon Rektor Unila.

Dari informasi yang dihimpun, untuk tahap awal Tim Supporting Panitia Pemilihan mulai hari Jumat 14 Agustus 2025 mendatang akan mulai membuka pendaftaran bagi para calon. Rencananya, jadwal pendaftaran akan dibuka hingga hari Jumat, 4 September 2026. Proses penjaringan tersebut akan dibuka secara nasional baik lingkungan PTN maupun instansi pemerintah lainnya.(red)