Alzier Minta Pemimpin Harus Amanah

BANDARLAMPUNG – Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Lampung, M. Alzier Dianis Thabranie, S.E., S.H., meminta semua pemimpin di harus amanah dengan jabatannya. Jika masa bakti belum selesai, sesuai dengan kepercayaan yang diberikan rakyat, baik sebagai Bupati ataupun walikota, ada baiknya mempertimbangkan dahulu secara matang jika ingin atau berniat untuk mencalonkan diri sebagai Cagub Lampung.

“Sebagai sahabat, teman dan kakak, saya ingin mengajak mereka yang masih menjabat sebagai Bupati/Walikota fokus saja dengan amanah yang diemban. Jangan terburu-buru, emosional, dan hilang kesadaran dengan mencalonkan diri sebagai cagub. Jadi cagub itu berat. Dibutuhkan kedewasaan dan kematangan baik dalam berpikir dan bertindak, bukan untuk gagah-gagahan,” tutur Alzier, kemarin.

Setelah selesai dan teruji sebagai kepala daerah baik tingkat kabupaten/kota, lanjut Alzier baru bolehlah kemudian naik kelas ketingkat cagub. Jangan seperti sekarang yang terkesan memaksakan diri. Imbasnya menggunakan fasilitas negara, anggaran hibah atau lainnya. Lalu ada lagi, pemimpin yang hanya karena ingin terlihat berprestasi, maka kepala daerah yang bersungkutan justru melakukan pembangunan yang melanggar aturan.

“Saya takutnya nanti tercebur. Pas gagal saat pilgub mulai pusing. Diintip dan diusut kasusnya oleh aparat penegak hukum. Percayalah hidup dipenjara itu tidak enak. Belum lagi ditambah dikejar-kejar hutang. Ujung-ujungnya lagi korupsi maling duit rakyat. Dan yang rugi adalah rakyat,” tambahnya.

Selain itu Alzier juga berharap para cagub yang ingin maju tidak memakai “uang panas”. Misalnya dimodali cukong atau perusahaan untuk melakukan sosialisasi. Dia menyarankan untuk memakai uang sendiri atau menjual aset pribadi yang ada.

“Jangan malah pakai dana dari cukong, perusahaan dan lainnya. Sesuatu yang tidak baik dari awalnya, ujungnya pasti tidak baik. Rakyat yang dirugikan. Nantinya aset dan sumber daya alam Lampung yang digadaikan. Iya kalau untuk kepentingan umum. Tapi inikan pasti untuk sekelompok golongan, ujungnya rakyat Lampung tetap miskin. Jadi Bertarung saja secara fair saja hingga bisa mandiri dan tidak ada ketergantungan dengan cukong, perusahaan atau lainnya,” tutup Alzier.(red)