BANDARLAMPUNG — Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Wilayah Lampung melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Thomas Amirico dalam rangka membahas rencana pelaksanaan roadshow ke sekolah-sekolah tingkat SMA dan SMK se-Provinsi Lampung.
Pertemuan ini berfokus pada upaya pencegahan dan penyuluhan terkait kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di lingkungan pendidikan.
Dalam pertemuan tersebut, LMND Lampung menyampaikan keprihatinan atas masih maraknya kasus kekerasan seksual yang melibatkan pelajar, baik sebagai korban maupun yang terjadi di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, LMND Lampung menggagas program roadshow edukatif yang bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bentuk-bentuk kekerasan seksual, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahan dan pelaporan.
Ketua LMND Lampung Dinda Boru Napitu menyampaikan bahwa sekolah merupakan ruang strategis untuk membangun kesadaran sejak dini.
“Penyuluhan ini penting agar siswa, khususnya perempuan dan anak, memiliki keberanian, pengetahuan, dan kesadaran untuk melindungi diri serta tidak takut melapor apabila mengalami atau menyaksikan kekerasan seksual,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung menyambut baik inisiatif yang disampaikan oleh LMND Lampung. Ia menegaskan bahwa isu kekerasan seksual merupakan persoalan serius yang harus ditangani secara kolaboratif antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat.
“Dinas Pendidikan Lampung pada prinsipnya mendukung kegiatan edukatif yang bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan,” katanya.
Rencana roadshow ini akan menyasar SMA dan SMK di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung dengan metode penyuluhan, diskusi interaktif, serta pembagian materi edukasi.
LMND Lampung berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun sistem perlindungan yang lebih kuat bagi pelajar serta mendorong sekolah untuk lebih responsif terhadap isu kekerasan seksual.
Melalui kerja sama ini, LMND Lampung dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mendorong upaya pencegahan kekerasan seksual di dunia pendidikan demi terwujudnya generasi muda Lampung yang aman, berdaya, dan berkeadilan. (*)




















