PESAWARAN – Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah tidak layak huni, Kisman (65), warga Desa Bernung Dusun Taman Rejo, akhirnya mendapat bantuan pembangunan rumah baru melalui swadaya masyarakat dan aparat desa.

Rumah lama Kisman yang berdiri di atas tanah berukuran 6 x 8 meter dengan bangunan geribik berlantai tanah itu dinilai sudah reot dan hampir roboh.

Atas dasar kepedulian sosial, masyarakat bersama aparat desa sepakat merobohkan bangunan lama untuk kemudian menggantinya dengan rumah yang lebih layak menggunakan material bangunan baru.

“Ini atas kerja sama masyarakat dan aparat desa untuk swadaya membangun rumah Pak Kisman,” ujar

Kepala Dusun setempat, Robin Sandi didampingi Kaur Kesra Desa Febri serta BPD Muslim hingga setiap RT di dusun setempat, mengatakan bahwa kondisi rumah Kisman memang sudah sangat memprihatinkan sehingga perlu segera dibangun kembali.

“Kami dari aparat Desa bersama masyarakat melihat rumah Pak Kisman sudah tidak layak dihuni. Karena itu, warga sepakat untuk melakukan pembangunan secara swadaya,” kata Robin.

Ia menjelaskan, bentuk swadaya yang dilakukan tidak hanya berupa tenaga, tetapi juga bantuan material dan sumbangan dana secara sukarela.

Swadaya dan inisiatif para aparat desa melalui tiga RT turut berperan dengan menggalang bantuan dari warga sesuai kemampuan masing-masing masyarakat.

“Setiap RT sepakat untuk meminta sumbangan kepada masyarakat dengan seikhlasnya,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah peduli terhadap kondisi rumah Kisman.

“Atas nama pemerintah desa, Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat yang telah membantu sudara kita” ucapnya

Sementara, Kisman yang terharu mengucapkan terimakasih yang sedalam -dalamnya atas bantuan swadaya masyarakat untuk membangun kediaman dirinya.

“Sangat berterimakasih atas swadaya masyarakat dan aparat desa yang membangun kediaman saya. Semoga niat baik dan bantuan masyarakat ini langsung di balas dengan Maha Kuasa,” pungkasnya (**)