LAMPUNG TIMUR — Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Lampung Timur menggelar Sosialisasi Anti Korupsi yang dirangkaikan dengan Bazaar UMKM serta Launching Produk Unggulan HIPMI Lampung Timur, Rabu (28/1/2026).
Kegiatan ini berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Timur.
Mengusung tema “Kolaborasi Pemerintah dan Sektor Swasta: Membangun Budaya Integritas dalam Praktik Ekonomi Lokal”, kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat nilai integritas, transparansi, dan kepatuhan hukum, khususnya di sektor usaha dan UMKM.
Acara ini melibatkan Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, serta mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pelaku usaha akan pentingnya pencegahan korupsi sejak dini dalam setiap aktivitas ekonomi.
Sejumlah narasumber kompeten hadir memberikan materi, di antaranya Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Timur Dr. Pofrizal, S.H., M.H., Bupati Lampung Timur Hj. Ela Siti Nuryamah, M.E., M.AP., Analis Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi KPK RI David Sepriwaso, S.E., MSM, serta Ketua BPC HIPMI Lampung Timur Fitra Aditya Irsyam, S.Sos.
Ketua BPC HIPMI Lampung Timur, Fitra Aditya Irsyam, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak bersifat seremonial semata, melainkan merupakan langkah awal dalam meletakkan fondasi ekosistem usaha yang bersih, sehat, dan bermartabat.
“Ini adalah momentum penting yang menegaskan bahwa pembangunan ekonomi di Lampung Timur harus berdiri di atas landasan integritas, transparansi, dan kepatuhan terhadap hukum. Tanpa itu, kemajuan daerah tidak akan berkelanjutan,” tegas Fitra.
Menurutnya, forum strategis ini secara sengaja menghadirkan otoritas penegak hukum, yakni KPK RI dan Kejaksaan Negeri Lampung Timur, untuk memberikan arahan, perspektif, serta penguatan dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi, khususnya dalam praktik ekonomi dan dunia usaha.
Melalui kegiatan ini, HIPMI Lampung Timur menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah yang kredibel dan dapat dipercaya, serta berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari solusi dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha muda yang berintegritas.
Sementara itu, Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, mengapresiasi peran aktif HIPMI Lampung Timur sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
“Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terbuka terhadap setiap masukan dan pengawasan dari semua pihak sebagai bagian dari komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” ujar Ela.
Ia menegaskan bahwa setiap penggunaan anggaran negara harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.
“Satu rupiah pun harus bisa dipertanggungjawabkan. Pencegahan korupsi bukan hanya menjadi tugas penyelenggara negara, tetapi juga melibatkan pelaku usaha, media, dan seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ela memastikan bahwa setiap laporan atau masukan dari masyarakat dan para pemangku kepentingan akan ditindaklanjuti secara serius.
“Jika ada kegiatan yang tidak sesuai prosedur, akan segera kami cek. Kualitas dan kuantitas harus dipastikan. Inilah wujud kolaborasi nyata,” pungkasnya.
(Rusman Ali)




















