TULANGBAWANG – Sejumlah cabang olahraga (Cabor) di Kabupaten Tulangbawang diketahui ‘mati suri’ atau tidak aktif.
Begitu hasil penelusuran Tim 3 verifikasi cabor dari KONI Lampung Provinsi, Rabu 25 Februari 2026.
Dalam proses verifikasi di Tulang Bawang, tercatat sebanyak 10 cabor dinyatakan tidak aktif (mati), sementara enam cabor baru akan dibentuk. Kondisi tersebut menjadi catatan penting bagi tim, yang selanjutnya akan diteruskan kepada pengurus provinsi.
Beberapa cabor yang terdata tidak aktif antara lain PBSI/badminton, renang, voli , catur, takraw, tenis meja, atletik, gulat, dayung hingga IMI. Sementara itu, sejumlah cabor yang direncanakan akan dibentuk di antaranya angkat besi, angkat berat, panjat tebing, tinju, drumband, dan panahan.
Waketum II KONI Lampung, Riagus Ria sekaligus Ketua Tim 3, menegaskan bahwa verifikasi ini bertujuan memastikan kepengurusan berjalan aktif, program pembinaan terlaksana, serta kesiapan menghadapi agenda kejuaraan maupun multi event mendatang.
“Pada siang hari, verifikasi faktual berlanjut di Tulang Bawang Barat. Kegiatan tersebut dihadiri Asisten I Tulang Bawang Barat, Untung Budiono, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Alamarostow Guna, Ketua KONI setempat beserta jajaran, serta para ketua cabor. Sebanyak 15 cabor hadir lengkap dalam kegiatan tersebut,” katanya melalui WhatsApp, Rabu, 25 Februari 2026.
Secara umum, pelaksanaan verifikasi di Tulang Bawang Barat berjalan lancar tanpa kendala berarti. Namun, beberapa cabor masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana, khususnya terkait tempat dan peralatan latihan.
Cabor seperti Menembak dan Hockey menjadi contoh yang masih membutuhkan dukungan fasilitas.
Tim 3 berharap, melalui verifikasi faktual ini, pembinaan olahraga di kedua daerah tersebut semakin tertata, aktif, dan siap meningkatkan prestasi atlet di tingkat provinsi maupun nasional. (hms)



















