BANDAR LAMPUNG — Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, memberikan apresiasi tinggi terhadap intensitas kejuaraan Taekwondo yang digelar di Provinsi Lampung. Ia berharap Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Lampung mampu menjadikan cabang olahraga ini sebagai lumbung prestasi, tidak hanya di tingkat nasional tetapi hingga ke kancah internasional.

​Taufik menekankan pentingnya pembinaan atlet secara berkesinambungan melalui berbagai ajang kompetisi. Menurutnya, talenta dari berbagai klub harus dipantau dan dikembangkan secara rutin.

​”Agak sulit bagi atlet untuk berprestasi tanpa adanya event. Kami berharap pengurus provinsi mampu melihat talenta dari berbagai klub dan mengembangkannya secara berkelanjutan melalui kompetisi daerah maupun luar daerah,” ujar Taufik.

​Respons Cepat Pengprov TI Lampung
​Menanggapi harapan tersebut, Ketua Pengprov TI Lampung, Ali Hanafiah, menyatakan komitmennya untuk melakukan perubahan signifikan. Saat ini, pihaknya telah melakukan pemusatan latihan (TC) rutin setiap hari yang mengombinasikan atlet junior dan senior.

​Ali juga mengungkapkan bahwa prestasi Lampung mulai dilirik di level nasional, terbukti dengan dipanggilnya dua atlet Lampung untuk mengikuti pemantauan tim nasional oleh PB TI.

​Untuk menjaga iklim kompetisi, TI Lampung telah menyusun rencana strategis penyelenggaraan event:
​Tingkat Kabupaten: Mewajibkan kejuaraan daerah secara rutin.
​Mei 2026 (Grade C): Kejuaraan “Gubernur Cup II” yang mengundang 5 provinsi (DKI Jakarta, Banten, Bengkulu, Sumsel, dan Jabar).
​November 2026 (Grade B): Penyelenggaraan kejuaraan tingkat nasional.

​”Kami tidak ingin hanya sekadar berpartisipasi. Target kami adalah meraih medali dan membina atlet potensial secara serius,” tegas Ali Hanafiah. (*)