BANDAR LAMPUNG – Puluhan murid dari dua sekolah di Bandar Lampung diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dari laporan, sebanyak 12 siswa SDN 2 Sukabumi dan 21 siswa SMP 31 Campang Raya jatuh sakit setelah mengonsumsi MBG, Jumat (29/8/2025) siang.
Kondisi ini membuat panik para orang tua, terutama setelah tiga siswa harus dilarikan ke RS Urip Sumoharjo untuk mendapat perawatan intensif.
Menurut keterangan salah satu wali murid, anak-anak yang mengonsumsi makanan tersebut mengeluhkan sakit perut, pusing, dan diare.
“Setelah memakan MBG, anak-anak langsung mengeluh sakit perut, kepala pusing, dan diare. Beberapa sampai menangis kesakitan, saya dan orang tua lainnya sangat panik. Kami tidak menyangka makanan yang diberikan pemerintah bisa membahayakan anak-anak kami,” ungkap wali murid, yang enggan disebutkan namanya.
Ia menegaskan bahwa program MBG ini harus dievaluasi kelayakannya, karena menyangkut kesehatan siswa di sekolah.
“Kami minta pihak sekolah dan dinas terkait bertanggung jawab. Anak-anak kami baru menuntaskan hari mereka di sekolah, bahkan ada yang harus dirawat di rumah sakit. Ini jelas membahayakan dan harus ada tindakan nyata agar kejadian ini tidak terulang,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah dan dinas terkait belum memberikannya keterangan resmi mengenai penyebab pasti keracunan. (lwi)