Gubernur Ridho: Pembangunan Lampung Beiringan dengan Peningkatan SDM

NATAR–Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo mengatakan pembangunan beriringan dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM) masyarakat Lampung. Sebagai provinsi yang memiliki letak strategis dan kaya potensi daerah, dibutuhkan kontrol dan keseimbangan antara perkembangan daerah dan SDM.

“Kami terus membangun Lampung, namun harus beriringan dengan peningkatan SDM masyarakat Lampung. Maka, harus ada kontrol dan keseimbangan antara perkembangan daerah dan perkembangan SDM-nya,” kata Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo saat menerima audiensi Majalah Teras Banten, di Ruang VIP Bandara Raden Intan II, Natar, Lampung Selatan, Rabu (10/10/2018).

Di awal era kepemimpinannya, terdapat banyak potensi ruang kosong yang dapat dilakukan renovasi. “Kita lihat apa kebutuhan daerah dan masyarakatnya. Dari situ kita bangun kebijakan strategis dari keluhan masyarakat. Dilihat dari potensi daerah, kami meningkatkan sektor pertanian. Paling mendasar adalah harus dilakukan peningkatan sektor pertanian dari sisi produktivitas untuk kesejahteraan masyarakat,” jelas Gubernur Ridho.

Ia menjelaskan dalam meningkatkan ekonomi pertanian, logistik dan transportasi harus ditingkatkan. Berarti akses transportasi ke wilayah pertanian harus ditingkatkan. “Selain itu, kita juga harus meningkatkan sistem produksi pertanian seperti bibit, air, dan pupuk. Kita harus memastikannya, sehingga produktivitas pertanian meningkat dan berpengaruh pada pendapatan masyarakat,” ungkap Ridho.

Selain sektor pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meningkatkan industrialisasi. Terlebih dengan akan beroperasi penuh Jalan Tol Trans Sumatera, sektor industrialisasi akan mampu menambah pendapat masyarakat Lampung. “Tidak hanya itu, di sektor pariwisata Lampung juga memiliki destinasi alam yang sangat diminati. Untuk itu, kita terus melakukan peningkatan di sektor pariwisata dengan memberikan daya dukung seperti peningkatan infrastruktur jalan menuju destinasi wisata,” jelas Ridho.

Gubernur Ridho menjelaskan berdasarkan data Kementerian Pariwisata, peningkatan kunjungan wisatawan nusantara dan wisata mancanegara ke Lampung, merupakan salah satu peningkatan kunjungan terbesar di Indonesia. “Belum lagi akan jadinya Bandara Raden Intan II sebagai bandara internasional. Kemudian akan beroperasinya Jalan Tol Trans sumatera, dan lainnya. Maka sektor pariwisata Lampung akan semakin menggeliat. Itu juga harus didukung dengan konten muatan lokal menarik, seperti souvenir dan oleh-oleh,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Gubernur Ridho menjelaskan dengan letak Lampung yang sangat strategis, masyarakat Lampung harus dipersiapkan menghadapi persaingan. “Ketika daerah semakin maju dan cantik dan masyarakatnya tak siap, masyarakat Lampung akan tersingkir. Oleh karenanya kita harus mempersiapkan masyarakat Lampung untuk menghadapi hal tersebut. Ketika daerah semakin maju, masyarakatnya harus maju, dan kata kuncinya ada di pendidikan,” jelas Gubernur Ridho.

Bagaimana masyarakat dapat maju dan mengikuti perkembangan zaman, kalau pendidikannya tidak baik. “Oleh karenanya Pemerintah harus siap dalam membangun daerah, terlebih dalam mempersiapkan SDM masyarakat Lampung seperti meningkatkan kapasitas perguruan tinggi negeri dan meningkatkan kualitas para guru sekolah dalam meningkatkan SDM Lampung. Selain itu, pemerintah harus bisa mengikuti perkembangan masyarakat,” ujarnya.

Namun tingginya pendidikan, kalau masyarakat tidak sehat akan sangat berlawanan dan tak mampu bersaing. “Kesehatan juga penting dalam mendukung basis manusianya. Masyarakat harus memiliki tubuh sehat untuk dapat bersaing,” jelasnya. Dia menambahkan dalam melakukan pembangunan daerah, yang terpenting adalah landasan kebijakan strategisnya, baru melakukan inovasi dari kebijakan strategis tersebut. (rls)