Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Metro Bentuk Relawan Demokrasi

METRO – Guna meningkatkan partisipasi pemilih di Bumi Sai Wawai pada Pemilu April mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro membentuk relawan demokrasi di aula Barokah Meeting Point (BMP) Kota setempat, Minggu (27/1/2019).

Divisi SDM, Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Kota Metro Agus Riyanto menerangkan, pembentukan relawan demokrasi tersebut terdiri atas 10 segmen dengan total 55 orang relawan.

“Sebanyak 55 orang yang terdiri dari 10 segmen diantaranya adalah segmen perempuan, keagamaan, pemilih pemula,  pemilih muda, kaum marginal,  berkebutuhan khusus, disabilitas, netizen,  keluarga, dan segmen komunitas,” ucapnya.

Agus menuturkan, latar belakang lahirnya program relawan demokrasi tersebut atas Amanah  UU 7/2017 tentang Pemilu bahwa partisipasi masyarakat sebagai indikator penting dalam penyelenggaraan pemilu.

“Selain itu merupakan Amanah  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional yang menetapkan angka partisipasi masyarakat 77.5% disetiap TPS. Dan tantangan sosialisasi  dan pendidikan pemilih yang semakin kompleks. Kemudian ada tren penurunan angka partisipasi dari  pemilu ke pemilu. Serta terjadinya inflasi kualitas pemilih di masyarakat,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, sedikitnya terdapat 4 tujuan yang menjadi capaian dari program relawan demokrasi.

“Pertama meningkatkan kualitas proses pemilu di Indonesia. Kedua meningkatkan angka partisipasi masyarakat dalam pemilu. Ketiga meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. Dan Keempat membangkitkan kesukarelaan masyarakat sipil dalam agenda pemilu dan demokratisasi,” bebernya.

Agus menargetkan, sosialisasi dan pendidikan pemilih yang dilakukan oleh relawan demokrasi yaitu dengan masing-masing relawan wajib mengadakan kegiatan disegmen masyarakat satu kali dalam seminggu.

“Jadi dalam satu minggu setidaknya minimal ada 55 kegiatan yg dilakukan oleh  relawan. Jika dilakukan dalam waktu 12 minggu, selama kurang lebih 3 bulan maka ada 660 kegiatan yang khusus dilakukan oleh 55 relawan. Dan setiap satu kelompok segmen punya kegiatan bersama disatu segmen itu satu kegiatan.  Jadi 10 segmen kali 3 bulan berarti ada 30 kegiatan kelompok dari 10 segmen tersebut,” terangnya.

Dirinya berharap angka partisipasi di Kota Metro pada pemilu 2019 mencapai target angka partisipasi nasional 77.5 % atau justru melebihi angka partisipasi tersebut.

“Syukur-syukur bisa 80 % partisipasi pemilih di Kota Metro. Namun agenda ini juga perlu dukungan dan kerjasama semua pihak, stakeholder terkait untuk menyukseskan Pemilu Serentak 2019,” tandasnya. (Arby)