Biaya Hidup Tinggi Paksa Pensiunan Guru Mengedar Togel

Kapolsek Natar, Kompol Eko Nugroho mengatakan, petugas menangkap pelaku karena mendapatkan informasi dari masyarakat yang telah resah dengan hobinya.

BANDARLAMPUNG – Apalah daya hidup mengandalkan gaji sebagai pensiunan PNS di tengah melonjaknya biaya hidup. Masalah hidup itulah yang kemudian memaksa SK (69) mengambil jalan nekat, menjual dan mengedarkan judi toto gelap alias togel.

Warga Desa Beranti Raya, Kecamatan Natar, Lampung Selatan ditangkap aparat Polsek Natar dengan sangkaan menjadi bandar togel, Senin (21/5). Polisi menyita sejumlah barang bukti darinya.

Kapolsek Natar, Kompol Eko Nugroho mengatakan, petugas menangkap pelaku karena mendapatkan informasi dari masyarakat yang telah resah dengan hobinya.

“Menindak lanjuti itu, kami langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan,” katanya, Selasa (23/5).

Dari tangan pelaku, lanjut Eko, petugas mengamankan barang bukti satu unit handphone yang berisi transaksi pasangan togel.

“Modus tersangka, jika ada yang ingin memasang togel cukup melalui pesan singkat saja dan tidak perlu datang kerumah tersangka,” ujarnya.

Eko memambahkan, pasangan judi togel yang telah dikirim kemudian disetorkan kepada bandar judi togel berinisial IR (DPO) melalui pesan singkat.

“Kami sudah melakukan pengembangan, dan menggerbek kediaman IR. Namun, ia sudah tidak ada di rumah melarikan diri,” jelasnya.

Kepada polisi, SK mengaku terpaksa mengedarkan togel karena desakan biaya hidup yang semakin melambung. Pendapatannya sebagai pensiunan guru dirasa tak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. (lpn)