LAMPUNG – Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Utara angkat bicara terkait oknum pegawainya yang viral terlibat cekcok dengan kernet bus. Benarkah keributan dipicu setoran yang kurang?
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Utara, Anom Sauni menyangkal.
Menurut dia, keributan terkait pelanggaran lalu lintas. Ia juga membenarkan bahwa pria yang terekam dalam video adalah pegawai dishub.
“Memang benar itu pegawai dishub, namanya Kamil Tohari, ia berstatus ASN golongan 2C,” katanya, Rabu (11/3/2026).
Terkait dugaan keributan karena adanya setoran yang dinilai kurang hingga akhirnya sang oknum kesal dan terjadi keributan, Anom membantahnya. Ia menjelaskan benda yang dilempar dari tangan oknum tersebut adalah tisu bukan uang.
Anom juga menambahkan, keributan terjadi karena oknum pegawai dishub itu kesal karena direkam.
Nggak ada, dia ngelempar itu bukan ngelempar duit, ngelempar maskernya dia marah, kesel dia karena direkam. Orang sudah saya baikin, sudah saya bantu, kamu orang miralin saya, kata dia gitu. “Ini duit kamu orang!” dia kasih masker sebenarnya itu, bukan duit,” tegasnya.
Sebelumnya, viral video keributan antara pengendara truk dan oknum pegawai dinas perhubungan di Kabupaten Lampung Utara. Oknum pegawai tersebut memberikan ancaman pembunuhan.
Dalam video yang diterima detikSumbagsel terlihat awalnya terlibat cekcok yang diduga karena pungutan liar. Kemudian tak lama, oknum pegawai tersebut kesal hingga akhirnya memberikan ancaman pembunuhan.
Di video itu juga terlihat oknum tersebut melemparkan benda yang diduga uang kepada kernet truk yang terus merekam. Ia juga meminta kepada kernet tersebut untuk menghapus videonya.
“Ini video, hapus! Ini duit kamu orang! Jangan main-main sama saya. Saya baik sama kamu orang! Mau saya tujah kamu, hah,” kata oknum tersebut. (detik)




















