BANDAR LAMPUNG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) SI Wilayah Lampung dengan tegas menolak kehadiran Bahlil Lahadalia (Menteri ESDM) dan Adies Kadir (Wakil Ketua DPR RI) di Provinsi Lampung.

Bagaimana mungkin pejabat yang sarat dengan kontroversi, pernyataan yang melecehkan akal sehat rakyat, dan kebijakan yang menindas masyarakat, bisa dengan enteng datang ke daerah kami seolah-olah tidak ada masalah?

Hari ini, bangsa sedang berduka. Banyak masyarakat sipil yang jatuh sebagai korban akibat represifitas aparat, akibat kebijakan tambang dan energi yang merampas ruang hidup, serta akibat kebobrokan wakil rakyat yang kehilangan legitimasi moral. Kehadiran mereka bukan jawaban, melainkan bukti nyata bahwa negara sedang abai pada penderitaan rakyatnya.

Kami menegaskan, Lampung bukan panggung untuk pencitraan dan legitimasi palsu pejabat bermasalah.Kehadiran mereka di tanah ini hanya akan semakin memperjelas jarak antara rakyat dan penguasa.

BEM SI Wilayah Lampung akan terus berdiri di garda depan, mengawal suara rakyat, menolak segala bentuk penindasan, dan menuntut pertanggungjawaban pejabat yang gagal menjalankan amanah konstitusi.

Rakyat sudah cukup menderita. Saatnya kekuasaan berhenti bersembunyi di balik panggung seremonial.

(Ammar Fauzan/Ketua BEM Lampung)