BANDAR LAMPUNG – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya pendidik terus dilakukan Komunitas Belajar (Kombel) Gajah Lampung Kecamatan Telukbetung Utara. Melalui kegiatan In House Training (IHT) yang diselenggarakan di SDS Stella Gracia Bandar Lampung, Jumat (24/7/2026), para guru memperoleh pembekalan mengenai implementasi pembelajaran Koding, Kecerdasan Artifisial (KA), serta Edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah.
Kegiatan yang mengusung tema “Strategi Pelaksanaan Koding & Kecerdasan Artifisial serta Edukasi CBP Rupiah” ini dibuka secara resmi oleh Ketua Komunitas Belajar (Kombel) Gajah Lampung Kecamatan Telukbetung Utara, Hasroni, S.Pd., Gr. Turut hadir Ketua K3S Kecamatan Telukbetung Utara, Muhammad Akbar, S.Pd., Gr., serta Pengawas Sekolah Kecamatan, Agatha Nila Sukma, M.Pd.
Kehadiran para pemangku kepentingan pendidikan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.
Dalam sambutannya, Hasroni, S.Pd., Gr. menyampaikan bahwa Komunitas Belajar memiliki peran strategis sebagai wadah kolaborasi antarpendidik untuk saling berbagi praktik baik, meningkatkan kompetensi, serta mendorong lahirnya inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, guru harus terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi agar mampu menciptakan pembelajaran yang kreatif, bermakna, dan berpihak pada peserta didik.
Sementara itu, Ketua K3S Kecamatan Teluk Betung Utara, Muhammad Akbar, S.Pd., Gr., menegaskan bahwa guru dituntut untuk terus mengembangkan kompetensi profesionalnya. Penguasaan teknologi digital perlu diimbangi dengan penguatan karakter dan literasi keuangan sehingga mampu menghasilkan generasi yang cakap teknologi sekaligus bijak dalam mengelola keuangan.
Sesi pertama menghadirkan Noviya, S.Pd., Guru Matematika SMP Negeri 42 Bandar Lampung sekaligus Duta Teknologi Kemendikdasmen. Ia memaparkan strategi implementasi pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial di sekolah, mulai dari penguatan computational thinking, pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, hingga penggunaan kecerdasan artifisial sebagai pendukung proses belajar yang inovatif dan berpusat pada peserta didik.
Selanjutnya, peserta memperoleh materi edukasi CBP Rupiah yang disampaikan oleh Sukmawati, S.P., S.Pd., Gr., Duta Guru V CBP Rupiah Bank Indonesia Provinsi Lampung Tahun 2026 sekaligus Plt. Kepala SD Negeri 3 Gulak Galik. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya menanamkan kecintaan terhadap Rupiah sejak dini melalui pengenalan ciri keaslian uang dengan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang), penerapan 5 Jangan dalam memperlakukan uang Rupiah, serta pengenalan QRIS sebagai bagian dari edukasi sistem pembayaran digital dan literasi keuangan di lingkungan sekolah.
Pelatihan diikuti oleh perwakilan Ketua Komunitas Belajar dari setiap sekolah dasar serta dua orang guru kelas V dan VI di Kecamatan Teluk Betung Utara. Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias melalui diskusi, praktik, dan berbagi pengalaman sebagai bekal untuk diterapkan di sekolah masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Kombel Gajah Lampung berharap dapat memperkuat budaya belajar dan kolaborasi di kalangan guru. Sinergi antara Komunitas Belajar, K3S, Pengawas Sekolah, dan para narasumber diharapkan mampu melahirkan inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memperkuat edukasi CBP Rupiah. Dengan demikian, sekolah dapat mencetak generasi yang unggul, memiliki kecakapan digital, literasi keuangan yang baik, serta siap menghadapi tantangan masa depan. (rl)



















