Pemkab Tubaba Gelar Musrenbang Guna Mencari Solusi Permasalahan Daerah

TULANGBAWANG BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba) menggelar musyawarah rencana kerja pembangunan daerah (Musrenbang RKPD) tahun 2019.

Musrenbang bertema “Pembangunan yang Berkualitas untuk Tulangbawang Barat Maju Sejahtera dan Berdaya Saing” itu dihelat di ruang rapat utama Pemkab setempat, Rabu (14/3) kemarin.

Plt.Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kab.Tubaba, Novriwan Jaya, dalam sambutannya antaralain mengatakan Musrenbang RKPD tahun 2019 dimaksudkan sebagai forum antar pemangku kepentingan untuk memberikan pemikiran ,saran,dan pendapat mengenai program prioritas pembangunan daerah satu tahun ke depan.

“Hasil yang diharapkan dengan kegiatan ini dapat tersusunnya dokumen perencanaan tahunan RKPD tahun 2019 yang berdasarkan hasil kesepahaman pemerintah dan masyarakat,”ujar Novriwan.

Gubernur Lampung diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan,Politik dan Pembangunan, Theresia Sormin, antaralain mengatakan terdapat 4 agenda pokok.

Pertama, pentingnya memelihara keselarasan antar jenjang pemerintahan. Yaitu untuk mewujudkan tujuan dan sasaran pembangunan nasional termasuk tujuan dan sasaran pembangunan provinsi Lampung.

Kedua,berkenaan dengan tantangan pembangunan  dan isu strategis pembangunan  Pemprov Lampung.

Pertumbuhan ekonomi Lampung tahun 2017 lebih baik dari sebelumnya. Tingkat kemiskinan turun di akhir 2017, desa tertinggal 380, tahun 2014 tahun 2017 menjadi 119.

Ketiga, tentang pentingnya sinergi pembangunan pusat dan daerah. Dan keempat, langkah strategi rancangan tema prioritas dan sasaran RKPD Lampung tahun 2019

“Selain hal-hal yang saya sebutkan tadi, masih ada hal lain yaitu target persentasi pembangunan sumber daya manusia,” ujar Theresia Sormin saat membacakan sambutan Pjs.Gubernur Lampung.

Acara Musrenbang itu sendiri dibuka oleh Wakil Bupati Tulangbawang Barat, Fauzi Hasan. Dalam sambutannya, Fauzi Hasan antara lain mengatakan, pelaksanaan Musrenbang ini adalah proses lanjutan dari Musrenbang tingkat tiyuh yang kemudian dilanjutkan dengan Musrenbang tingkat kecamatan.

“Mencermati hasil-hasil pembangunan sebelumnya, terutama lima tahun terakhir, Alhamdulillah sudah ada peningkatannya,” katanya.

Fauzi menjelaskan, untuk mencapai cita-cita maju, sejahtera dan berdaya saing, Pemkab Tulangbawang Barat telah menyusun prioritas pembangunan satu tahun ke depan, yang terdiri atas: pembangunan infrastruktur yang berkualitas untuk pengembangan wilayah; meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan; meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan meningkatkan keberdayaan masyarakat dan mengembangkan perekonomian daerah untuk memperluas kesempatan kerja  dan mengurangi kemiskinan.

Kemudian mewujudkan tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan aparatur

Adapun sasaran makro dari penyusunan RKPD 2019 ini adalah: Jalan beraspal Kabupaten 40,51%; Indek Pembangunan Manusia (IPM) 66,07 %; terwujudnya kawasan pendidikan terpadu; Angka Partisipasi Kasar (APK) 81,39%; Angka Harapan Hidup 69,61.

Kemudian Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) 5,65%; Inflasi 3,5% – 4,0%;Tingkat Penganguran Terbuka 7,5%; Opini BPK atas LKPD adalah WTP.

“Pembangunan tidaklah menjadi tanggungjawab pemerintah semata, meskipun domainnya berada pada pemerintah. Namun, keterlibatan atau partisipasi semua pihak sangat mempengaruhi keberhasilan pencapaian indikator pembangunan,” katanya.

Partisipasi semua pihak dimulai dari proses perencanaan, proses pelaksanaan pembangunan itu sendiri, bahkan lebih jauh lagi adanya partisipasi dalam memelihara hasil-hasil pembangunan.

“Untuk itu pembangunan haruslah menjadi milik bersama, harus ada rasa memiliki oleh semua pihak, sehingga keberhasilan dan keberlanjutan pembangunan dapat terjaga.

Melalui forum Musrenbang ini, kita bersama-sama mencari solusi terhadap permasalahan daerah yang kita hadapi, antara lain kerusakan infrastruktur, rendahnya harga hasil pertanian dan perkebunan dan lain sebagainya. Untuk itu, mari kita memberi masukan-masukan konstruktif bagi pembangunan di tahun 2019 yang akan datang, dengan memperhatikan kemampuan dan kewenangan yang kita miliki,” ujar Fauzi Hasan. (adv/zainal)