Widodo Pastikan Sanksi Pada ASN Tidak Netral Pilkada

LAMPUNGUTARA – Beberapa apartur sipil negara (ASN) sudah tercium pengawas pemilu setempat terlibat dalam politik praktis. Hal itu pun diakui oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampura, dr. H. Sri Widodo.

Kepada wartawan, Sri Widodo, berjanji akan memberi sanksi kepada ASN yang terbukti tidak netral dalam Pilkada.

“Saya sudah menghimbau dengan tegas agar ASN tidak terlibat politik praktis, dalam hal ini pilkada 2018. Dan tidak akan main-main untuk menegakkan aturan. Saya telah perintahkan inspektorat yang bersinergis dengan Panwas untuk memeriksa beberapa ASN yang melanggar. Selanjutnya akan dibahas di Majelis Kehormatan ASN untuk penentuan pemberian sanksi,” tegas Widodo.

Bersama dengan Forkopinda, lanjut Widodo, komitmen untuk menegakan demokrasi yang baik tanpa interfensi dari pihak manapun.

“Sekali lagi saya akan tegas dalam hal ini. Karena saya sangat cinta Lampura, tempat saya lahir tumbuh, besar, dan tempat saya purna bakti,” tuturnya.

Lebih lanjut Widodo mengatakan, masyarakat semua tidak ingin Lampung Utara dipimpin sesorang yang tidak menjiwai memimpin untuk membawa kemajuan dan kesejahteraan serta mampu membuat daerah aman dan kondusif.

Bersama dengan Forkopimda , kata Widodo, Pemkab komitmen menegakkan demokrasi yang baik tanpa mengintervensi sehingga terpilih pimpinan yang mau mengayomi/menaungi, melindungi dan mengayemi (membuat tenang/ayem) mensejahterakan sesuai kehendak rakyat.

“Saya menghimbau masyarakat jangan tergiur bujuk rayu sehingga menggadaikan masa depan masyarakat di kabupaten kita ini. Salurkan hak pilih untuk calon pimpinan yang mau terus mendengar dan dekat dengan rakyatnya serta akan berbuat banyak untuk rakyatnya,” harap Widodo.

Dengan sangat berharap Widodo mengajak warga masyarakat Lampura untuk menggunakan hak pilih dengan baik dan senantiasa bermohon petunjuk pada yang kuasa, serta berharap kepada ASN agar netral walau sebagai warga negara tentunya ASN punya hak politik dipilih dan memilih.

“Sebagai pimpinan saya menghimbau agar kiranya bisa menggunakan hak pilihnya untuk secara cermat memilih pimpinan yang baik dan benar serta punya komitmen yang akan berpihak pada kesejahteraan kebahagian dan karir ASN serta mendorong memotivasi tempat bernaung ASN,” katanya.

“Jangan menjelek jelekan, karena siapapun yang terpilih nanti, dialah sang nahkoda. Sebagai salah satu putra terbaik yang akan membawa Lampura di lima tahun ke depan lebih maju dan sejahtera. Gunakan hak pilih kita, mari ciptakan Pilkada damai karena kita semua bersaudara,” pungkasnya. (wan)