KSR PMI Unila Unggulkan Donor Darah Saat Puasa

BANDARLAMPUNG – Menyambut hari donor darah sedunia, Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Suka Rela Universitas Lampung (UKM KSR Unila) di bawah kepengurusan baru akan menggelar program donor darah saat ramadan 1439Hijriah, atau pada pertengahan Mei mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Ketua UKM KSR Unit Unila Periode 2018, Gregorius Verli Giga W, saat bersilaturahmi ke ruang kerja Rektor Unila, Jumat (06/04/2018) sebagaimana dikutip dari website unila.ac.id.

Program yang digawangi Divisi Tranfusi Darah ini akan menggaet para pengunjung swalayan ternama di Bandarlampung. “Kita akan bekerja sama dengan pihak luar untuk mengadakan aksi donor darah di Transmart, setelah buka puasa,” urai Verli.

Verli melanjutkan, Divisi Transfusi Darah juga memiliki kegiatan donor darah mandiri yang dilakukan setiap Rabu, di Sekretariat UKM KSR Unila. Program ini sejalan dengan label Unila yang di tahun 2012 lalu telah ditetapkan sebagai Lumbung Darah Unit Lampung oleh PMI Provinsi Lampung.

Selain kegiatan donor darah, UKM KSR Unila mengupayakan Unila sebagai kampus siaga bencana. “Jika terjadi bencana, Unila yang terjun pertama kali sebagai garda terdepan penanggulangan bencana,” tambah Andri Sofyandi, demisioner UKM KSR Unit Unila Periode 2017.

Ia pun berharap, UKM KSR Unila mendapat dukungan dari Rektor pada program donor darah berupa pendirian plang atau papan pemberitahuan kegiatan donor darah yang akan dipasang di seluruh fakultas. Selain itu, bantuan berupa alat perlindungan diri untuk mendukung program kampus siaga bencana.

Tak hanya donor darah, UKM KSR Unila memiliki program kerja unggulan pada Divisi Pendidikan dan Latihan, yakni Evaluasi Palang Merah Remaja (PMR) tingkat wira (SMA) dan madya (SMP). Program ini berupa rangkaian perlombaan tingkat Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel).

Menanggapi hal itu, Hasriadi merespons positif seluruh program kerja yang akan dilaksanakan KSR Unila periode ini. Menurutnya, seluruh kegiatan saat berorganisasi merupakan latihan untuk menjadi pemimpin. Hal ini berbeda jika mahasiswa hanya kuliah, tanpa berorganisasi.

Rektor pun menyetujui dan mendukung pemasangan papan pemberitahuan kegiatan donor darah di tiap fakulas. “Kalau programnya jelas, pasti akan dibantu. Asal jangan program yang abu-abu,” tegas Rektor.

Ia berharap, kegiatan besar seperti perlombaan tingat Sumbagsel tetap dicanangkan. “Kalian memiliki tanggung jawab untuk menggerakkan gairah para siswa-siswa SMP dan SMA. Kalau event itu ada dan rutin setiap tahun, akan jadi acuan PMR seluruh Lampung. Kalau tidak ada perlombaan, mereka tidak akan semangat,” kata Rektor, sebelum mengadiri pelantikan pejabat di lingkungan Unila.

Turut hadir saat kunjungan ini Firda Nur Islami (Sekretaris KSR UKM KSR Unit Unila Periode 2017), Wahyu Widiyatmoko (Wakil Ketua), Nur Azis Sigit Purnomo (Sekretaris), Reza Franida (Kepala Divisi Transfusi Darah), dan Vio Vera Effani (Kepala Divisi Kewirausahaan).(net)