KPU Sarankan Bakal Caleg Pemilu 2019 Daftar Lebih Awal, Kenapa?

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan membuka pendaftaran bakal calon anggota legislatif (caleg) di sistem informasi calon (Silon) Pemilu 2019 pada 4 hingga 17 Juli 2018. Lembaga pemilihan umum itu berharap peserta tidak menunda-nunda pendaftaran.

“Kami harap diproses di awal waktu agar tidak ada alasan belum mengetahui Silon,” kata Ketua KPU Arief Budiman saat sosialisasi Silon kepada partai politik peserta pemilu di kantor KPU, Jakarta, Senin (7/5/18).

Arief menuturkan, KPU telah melatih penyelenggara di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk proses pendaftaran Silon bagi bakal caleg. Partai politik bisa memasukan data calonnya lebih awal pada proses pendaftaran peserta Pemilu 2019. “Partai bisa memasukan bakal caleg ke Silon 30 hari sebelum pendaftaran ditutup,” ujarnya.

Selain itu, KPU berharap partai menugaskan orang yang telah dilatih untuk memahami Silon untuk membantu pendaftaran caleg.

“Yang penting jangan mendaftar diakhir. Nanti kalau tidak masuk, buat alasan tidak mengerti dengan sistem ini. Padahal sudah kami sosialisasikan untuk mendaftar lebih awal. Pendaftaran melalui Silon ini wajib,” jelasnya.

KPU menuangkan syarat wajib bagi bakal caleg untuk mendaftar melalui Silon dalam draf rancangan Pasal 11 ayat 3 dan 4 Peraturan KPU tahun 2018 tentang Pencalonan Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota.

Adapun isi Pasal 11 ayat 3 berbunyi sebelum mengajukan dokumen persyaratan pengajuan bakal calon dan dokumen administratif bakal calon anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota sebagaimana dimaksud pada ayat (1), partai politik peserta pemilu sesuai tingkatannya wajib memasukkan data pengajuan bakal calon dan data bakal calon serta mengunggah dokumen persyaratan pengajuan bakal calon dan dokumen administratif bakal calon ke dalam Silon. Sedangkan, ayat 4 berbunyi proses memasukkan data dan mengunggah dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat dilakukan mulai 30 hari sebelum masa pengajuan bakal calon sampai dengan hari terakhir masa pengajuan bakal calon pada 17 Juli 2018. (sumber tempo)