Wakapolda: Kami Berusaha Maksimal Ungkap Kasus Penembakan di Mesuji

MESUJI – Setelah dirawat secara insentif di Rumah Sakit Abdul Mouluk Bandar Lampung, Tugini (40) warga Rowosari Kecamatan Tanjung Raya, Mesuji, korban dari penembakan dan penusukan yang dilakukan orang tidak di kenal, akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada 23 Oktober kemarin.

Atas peristiwa yang menimpa keluarga Kliwon, suami korban, jajaran kepolisian Polda Lampung dan Polres Mesuji berjanji akan terus mengusut kasus tersebut.

Demikian dikatakan Wakapolda Lampung Kombes Pol. Drs Angesta Romano Yoyol, saat melawat ke rumah duka.

“Kami dari pihak kepolisian akan berusaha keras untuk menangkap pelaku penembakan dan penusukan yang telah menimpa Tugini (alm),” katanya.

Wakapolda berharap seluruh masyarakat tetap kondusif dan tidak terpancing dengan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Saya perintahkan untuk jajaran anggota Polres Mesuji agar selalu berusaha keras menjaga situasi supaya di Kabupaten Mesuji aman dan kondusif, terutama di titik lahan yang banyak terjadi sengketa dan desa yang berdekatan dengan PT. Di situlah bisanya tertibul konflik,” jelasnya. (hendy)