BANDARLAMPUNG – Komika Lampung, Aulia Rakhman dinilai terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penghinaan Agama. Karenanya majelis hakim PN Tanjungkarang sepakat menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 7 (tujuh) bulan. Vonis ini lebih ringan satu bulan penjara dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sebelumnya Aulia Rakhman dituntut 8 bulan penjara di sidang di PN Tanjungkarang, Rabu 29 Mei 2024 lalu. Alasannya warga Jl. Sukardi Hamdani, Kecamatan Kedaton Bandarlampung dinilai jaksa terbukti bersalah melakukan tindak pidana. Yakni di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia”, sebagaimana di dakwaan kedua Pasal 156 KUHP.

Didakwaannya JPU menguraikan, jika terdakwa pada Kamis, 7 Desember 2023 sekitar pukul 15.30 wib bertempat di Cafe  BENTO KOPI di Jl. Pulau Sebesi Kel. Sukarame Kec. Sukarame Bandarlampung telah dengan sengaja dimuka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia.(red)