Pelajar Gondol Puluhan Juta Uang Penjual Ikan

TULANGBAWANG – Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tulangbawang (Tuba) berhasil menangkap FR (15), yang merupakan pelaku pencurian HP (handphone) dan uang tunai.

Kasat Reskrim AKP Zainul Fachry, SIK mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, pelaku ditangkap hari Kamis (27/12), sekira pukul 20.00 WIB, saat hendak menjual BB (barang bukti) HP di salah satu counter yang ada di Simpang Penawar.

“FR yang berstatus pelajar, merupakan warga Kampung Sungai Badak, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji,” ujar AKP Zainul, Sabtu (29/12).

Penangkapan terhadap pelaku berdasarkan laporan dari korban Deni Irawan (33), yang berprofesi wiraswasta, warga Kelurahan Ujung Gunung, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang. Tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP / 1378 / XII / 2018 / Polda Lpg / Res Tuba / Sek Banjar, tanggal 24 Desember 2018.

“Aksi yang dilakukan oleh pelaku, pertama kali diketahui oleh Eti Susanti (28), yang merupakan istri dari korban, sekira pukul 02.30 WIB. Waktu itu saksi terbangun dari tidur dan langsung menuju ke dapur, alangkah kagetnya saksi melihat pintu belakang rumah tempat mereka mengontrak yang ada di Kampung Penawar Jaya, Kecamatan Banjar Margo sudah dalam keadaan terikat dengan kain lap. Saksi lalu mencari HP miliknya yang diletakkan di samping televisi dalam kondisi dicharger, karena tidak ditemukan lalu saksi membangunkan korban. Korban langsung mengecek uang tunai senilai Rp. 30.650.000,- (tiga puluh juta enam ratus lima puluh ribu rupiah) hasil menjual ikan yang disimpan di lemari plastik di dalam kamar, ternyata uang tersebut juga sudah raib diambil oleh pelaku,” papar AKP Zainul.

Berbekal laporan dari korban, petugas kami langsung melakukan penyelidikan. Berkat keuletan dan kegigihan petugas di lapangan, akhirnya pelaku berhasil ditangkap saat hendak menjual BB HP Vivo tipe Y 95 warna start black.

“Pelaku saat ini sudah di tahan di Mapolres Tulangbawang dan akan dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang Curat (pencurian dengan pemberatan). Diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun,” tutup Kasat Reskrim.(zai)