Usai Cuti, Ridho Tancap Gas Bina 670 Pondok Pesantren se-Lampung

Bandarlampung – Setelah kembali aktif menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Ridho Ficardo – Bachtiar Basri langsung tancap gas melanjutkan program kerja yang sempat tertunda selam cuti. Ridho dan Bachtiar akan fokus melakukan pembinaan lembaga pendidikan tradisional keagamaan, yakni pembinaan terhadap 670 pondok pesantren se-Lampung.

Menurut Ridho Ficardo, aspek keagamaan adalah hal yang paling penting dalam kemajuan suatu daerah. Karenanya, selama memimpin Lampung dia telah banyak melaksanakan program-program keagamaan yang dapat mendorong terciptanya masyarakat yang agamis dan religious.

“Pertumbuhan ekonomi, sosial politik dan infrastruktur akan tak bermakna jika tak diiringi dengan peningkatan kualitas keimanan dan ketaqwaan. Oleh sebab itu, seluruh aspek pembangunan tak dapat dipisahkan dari aspek pembangunan agama itu sendiri,” jelas Ridho Ficardo.

Ridho melanjutkan, program-program strategis keagamaan yang akan dilanjutkan diantaranya mewujudkan Lampung bebas buta aksara hijaiyah, memberikan beasiswa dan umroh gratis untuk siswa-siswi pesantren yang berprestasi, meningkatkan dana hibah untuk pondok-pondok pesantren, dan mewujudkan peraturan daerah (Perda) pendidikan diniyah.

“Seluruh program kerja yang kita canangkan tersebut, tak akan terwujud tanpa adanya partisipasi dan dukungan dari para kiayi, ulama, pengasuh pondok pesantren, guru ngaji, santri dan seluruh masyarakat Lampung. Mari bersama-sama kita wujudkan masyarakat Lampung yang agamis dan beraakhlak mulia,” tuntasnya. (net)