Maju DPD, Alzier Pastikan Berkontribusi Kemajuan Daerah

BANDARLAMPUNG – Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Provinsi Lampung, M. Alzier Dianis Thabranie memastikan akan maju sebagai Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dalam pemilu legislatif tahun 2019 mendatang. Untuk persyaratan maju yakni adanya dukungan dari sedikitnya 3000 warga Provinsi Lampung, sudah dipenuhi. Bahkan Alzier mengklaim jika surat dukungan yang berhasil dikumpulkan timnya berjumlah dua kali lipat dari persyaratan yang ada.

“Untuk syarat maju, tidak ada persoalan. Bukan hal yang sulit mengumpulkan 3000 Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau surat dukungan warga se-Provinsi Lampung. Bahkan dari laporan tim, surat dukungan yang terkumpul sudah hampir dua kali lipatnya,” tutur Alzier.

Diuraikan Alzier, dia maju sebagai anggota DPD lantaran dilatarbelakangi rasa keprihatinan. Dimana pihaknya kesulitan untuk memberikan dan menyampaikan berbagai masukan dan saran bagi pemerintah daerah atau pun untuk pemerintah pusat.

Akibatnya masyarakat Lampung pun terkesan terpuruk. Hidupnya kini makin susah. Dihantui rasa was-was akibat faktor keamanan yang belum sepenuhnya stabil. Ini semua terjadi lantaran pemimpin yang ada terkesan tidak peduli terhadap rakyatnya.

“Jadi rakyat Lampung terkesan tidak terayomi kesejahteraannya. Akibat pemberdayaan DPD yang lemah, rakyat Lampung tidak ada perubahan nasibnya,” tegasnya.

Nanti lanjut Alzier, dirinya memapastikan bila terpilih sebagai anggota DPD RI, akan bisa memberikan kontribusi dan manfaat bagi pembangunan daerah Lampung.

“Seperti bisa membantu dan mencarikan jalan keluar terhadap berbagai kesulitan dan problematika yang dialami masyarakat. Jangan seperti sekarang, terkesan tidak ada kepedulian,” terang Alzier.

Lantas mengapa harus memilih DPD ? “Ini semata karena DPD sifatnya independen. Kita langsung berhubungan dengan masyarakat karena dipilih oleh rakyat. Tidak ada peran partai politik disana sehingga akan ada rasa sungkan bila ingin menyampaikan aspirasi lantaran takut di PAW (pergantian antar waktu) misalnya,” tutup Alzier.(red)