TUBABA – Tak tahan selalu menjadi tempat orang luar daerah bertanya alamat, salah seorang warga Panaragan berinisiatif memasang plang nama di pertigaan jalan Panaragan – Waykanan – Menggala, Minggu, (1/12/19).

Yan (37) warga Tiyuh Panaragan berinisiatif memasang plang nama di pertigaan jalan Panaragan – Waykanan- Menggala juga jalan menuju komplek Pemda Kabupaten Tuba Barat.

Inisatifnya muncul ketika sering kali ia dihampiri orang luar daerah untuk menanyakan salah satu alamat daerah tersebut.

“Saya ini selalu dimampiri oleh orang-orang dari luar daerah. Kebanyakan mereka bertanya alamat daerah. Misalnya Waykanan, Menggala, Panaragan. Karena selalu keseringan ditanyai soal itu, sayapun berinisiatif membuat plang nama dan saya pasang dipertigaan jalan depan warung saya,” katanya.

Kata Iyan, semula ia ragu-ragu karena takut perbuatannya dinilai salah dan melanggar hukum.

“Saya bertanya kepada salah seorang tetangga saya yang juga salah seorang ASN. Diapun menjawab bahwa apa yang saya perbuat sudah membantu orang agar tidak tersesat soal alamat. Setelah saya mendengar perkataan beliau dengan bergegas saya pasang plang nama itu di pertigaan,” ujar Iyan.

Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat merupakan kabupaten baru terbentuk sejak 2008 silam. Meski baru lahir Kabupaten Tuba Barat telah banyak menunjukkan kemajuan terbukti banyaknya pembangunan infrastruktur dimana-mana.

Sementara itu, Sapri salah satu tokoh pemuda mengajak kepada para pemuda-pemudi dan seluruh masyarakat agar terus mensupport Bupati Tuba Barat Umar ahmad untuk giat dan tidak pernah letih membangun Bumi Ragem Say ini.

“Saya berharap pemerintah setempat agar lampu jalan dapat dihidupkan kembali. Sebab selama ini saya belum pernah melihat lampu jalan hidup menerangi sepanjang jalan, kususnya di Panaragan dan wilayah lainnya. Karena matinya lampu jalan akan beresiko terjadinya rawan kecelakaan di malam hari apalagi soal Curat dan Curas,” terangnya. (Jz)