Dapat Bantuan Sumur Bor dari Kementrian ESDM, Bupati Minta Masyarakat Ikut Merawat

PESAWARAN – Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Tenaga Ahli Menteri Bidang IACM, Kasminto, menyerahkan secara resmi bantuan sumur bor air bersih pada Bupati Pesawaran, Dendi Rhomadona.

Pemberian tersebut diperuntukan Desa Purworejo Kecamatan Negeri Katon dan Desa Penengahan Wayrilau Pesawaran. Sabtu (12/1/19) kemarin.

 ”Saya berpesan kepada seluruh masyarakat yang mendapatkan bantuan sumur bos air bersih agar dijaga aset yang telah diberikan kementrian ESDM,” katanya.

Selain itu Dendi juga berharap agar BumDes sudah bisa membuat pola dan memetakan bagaimana mengkoneksikan Pamsimas dan sumur bor, agar bisa masuk ke rumah masyarakat yang di kelola BumDes.

Sementara, Tenaga Ahli Menteri ESDM, Kasminto, menjelaskan, air bersih ini merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi terhadap masyarakat, karena air bersih sungguh banyak dimanfaatkan baik untuk konsumsi dan kebutuhan lainnya.

Tetapi hal ini tidak dipungkiri masih banyak di Indonesia yang masih mengalami kesulitan air, baik karena kondisi alam maupun terbatasnya kemampuan pendanaan masyarakat untuk memperoleh air.

“Sampai akhir tahun 2018 Badan Geologi Kementrian ESDM telah berhasil membangun 2290 titik sumur bor tersebar di seluruh Indonesia. Sementara untuk Kabupaten Pesawaran telah di bangun sumurbor di 2 titik dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat 12.816 jiwa,” katanya.

Kasminto menjelaskan, dua unit sumur bor tersebut berada di Desa Purworejo Kecamatan Negeri Katon dan Desa Penegahan Kecamatan Way Khilau dengan spesifikasi kedalaman 100-125 M, pompa selam 3pk, pembangkit genset 15kva, penampung air 5000liter dengan kecepatan debit 1/2 liter/detik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Pesawaran terkhusus Desa Purworejo dan Desa Penengahan serta masyarakat atas dukungan dan kerjasamanya pada saat pelaksanaan pembangunan sumur bor ini. Kami harap agar sumur bor yang kami serahkan pada hari ini dapat memberikan manfaat yang besar untuk meningkatkan taraf hidup dan ekonomi masyarakat,” pungkasnya (Don)