Cerita Aman Saat Rumahnya Ambruk Dihajar Puting Beliung

LAMPURA – Angin puting beliung menerjang dua kecamatan di Lampung Utara. Akibat peristiwa tersebut sejumlah rumah di Desa Banjar Agung Kecamatan Abung Timur dan Desa Margerejo Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) porak-poranda, sekitar pukul 17.30 WIB, Senin (14/10).

Kejadian tersebut  menimbulkan korban luka luka terhadap Aman (50), warga Dusun 1 Desa Margerejo Kecamatan Kotabumi Utara, yang kediamannya ambruk hingga tertimpa reruntuhan.

Aman menderita luka di bagian kepala. Selain itu, istri dan kedua anaknya juga menderita luka dan sudah mendapat perawatan beberapa jahitan di bagian kepala, tangan dan badannya.

Aman menceritakan, peristiwa naas tersebut terkadi saat hujan di sertai angin kencang pukul 17.30 WIB. Saat itu, dirinya dan keluarga berada dirumahnya yang masih bata merah.

“Tiba-tiba, suara dari atas atap gemuruh dan atap ambruk menimpa isi rumah yang ada di dalamnya,” ujar Aman.

Selanjutnya, Aman dan istri bergegas menarik dan memeluk kedua anaknya keluar dari rumah yang saat itu, sebagian besar sudah rusak. Angin kencang masih bertiup dan ia melihat batang pohon di sekitar rumahpun ikut rubuh.

“Sayai hanya bisa berdoa dan berharap agar kami sekeluarga selamat. Alhamdulillah, keluarga kami selamat meski keseluruhannya menderita luka yang harus dilarikan ke puskesmas terdekat,” kata dia.

Secara terpisah, Kades Margerejo Andi Sabak mengatakan, sejumlah bangunan di desanya rusak berat akibat angin puting beliung tersebut. Kendati demikian, ia memastikan tidak ada korban jiwa saat peritiwa tersebut.

Tetapi lanjutnya, belasan rumah mengalami rusak berat dan satu keluarga tertimpa puing bangunannya yang ambruk.

“Ada satu keluarga yang harus dilarikan ke Puskesmas terdekat. Mereka tertimpa atap bangunan saat angin kencang itu berlangsung,” katanya.

Sejauh ini, kata Kades,  pihaknya belum dapat menghitung jumlah kerugian di desanya. Sebab, pihaknya masih melakukan pendataan rumah-rumah yang rusak.

“Kita belum bisa mempredeksikan apa saja yang rusak dan berapa jumlah kerugiannya. Namun, belasan rumah di pastikan rusak berat dan tidak bisa ditunggu pemiliknya. Saat ini, warga yang terkena musibah masih mengungsi di rumah kerabatnya masing-masing. Harapannya segera keadaan membaik dan adanya bantuan dari pemerintah daerah agar para korban dapat menerima bantuan,” katanya.

“Dari pihak warga yang terkena musibahpun mengharapkan agar adanya bantuan dari pemerintah. Sehingga dapat sedikit meringankan beban masyarskat yang menjadi korban angin puting beliung tersebut,” pungkasnya.  (wan)