BPBD Imbau Warga Metro Siaga Bencana

METRO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Metro meminta semua pihak siaga bencana memasuki musim penghujan di wilayah setempat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Metro Pansuri mengatakan, pihaknya telah menyampaikan kepada instansi terkait dalam rakor bulanan Pemkot. Dengan tujuan meminimalisir bencana dan kerugian akibat perubahan musim.

“Jadi kemarin sudah kita sampaikan. Kepada Dinas Perumahan, Lingkungan Hidup, dan Pekerjaan Umum kita sudah koordinasi. Misal soal pemangkasan pohon-pohon. Kemudian sampah selokan. Karena itu kan bukan tupoksi kami,” ucapnya, Selasa (5/11/2019).

BPBD intinya mengedepankan gerakan gotong royong dalam mengantisipasi bencana yang bisa terjadi kapan saja. Pihaknya juga akan segera berkoordinasi dengan BMKG untuk mengetahui kapan prediksi curah hujan meningkat di wilayah setempat.

“Sudah kita sampaikan. Kita punya relawan tanggap bencana dua orang per kelurahan. Itu kita minta mereka sosialisasi ke RT-RT. Masalah kebersihan, antisipasi pohon tumbang dan lainnya. Kita juga siaga 24 jam,” kata dia.

Ia menambahkan, terkait potensi banjir di wilayah setempat ada beberapa titik. Namun dirinya belum mengecek ulang wilayah mana saja yang berpotensi.

“Ini saya baru sebulan di sini kan. Tapi pasti nanti saya cek mana saja yang rawan,” bebernya.

Namun demikian, Pansuri mengakui, dari data yang ada, wilayah Metro Timur di Tejoagung dan Iringmulyo kerap terjadi banjir. Begitu juga Hadimulyo Barat di Metro Pusat dan Margorejo Metro Selatan. Karenanya, ia mengimbau agar semua pihak mewaspadi potensi.

Selain itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Metro Pansuri juga meminta masyarakat setempat untuk turut berpartisipasi aktif di lingkungan masing-masing.

Sehingga setiap peristiwa yang terjadi, bisa ditangani dengan cepat. Pihaknya mengimbau, agar warga yang memiliki pohon besar di halaman rumah untuk dilakukan pemangkasan. Kemudian membersihkan saluran drainase di lingkungan masing-masing.

“Ini untuk menghindari genangan air. Kita kan tidak bisa tahu kapan banjir datang.  Tapi bisa minimalisir dengan pro aktif. Sehingga potensi-potensi bisa kita tekan,” tandasnya. (Arby)