BANDAR LAMPUNG – Komunitas Gajah Lampung yang merupakan komunitas belajar (Kombel) di Kecamatan Telukbetung Utara telah melakukan kegiatan pembuatan konten belajar untuk platform RIANG di SDN 1 Gulak Galik.
Pembelajaran dengan media ajar digital interaktif tersebut dibuka oleh Bapak Hasroni, S,Pd selaku ketua Kombel Gajah Lampung Kecamatan Telukbetung Utara dan Bapak Muhammad Akbar, S.Pd., selaku Ketua K3S Kecamatan Telukbetung Utara.
Sebelum ini, juga digelar Kombel SD Kota Bandar Lampung yang digelar selama 2 hari, 26-28 Februari 2026 di SDN 1 Palapa Kota Bandar Lampung, dan diikuti oleh 52 peserta.
Setiap Kombel Kecamatan mengutus 2 orang ketua kombel dan sekretaris kombel, dan juga perwakilan dari KKG PJOK, KKG PAI, KKG B.Inggris, KKG B.Lampung. kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua K3S Kota Bandar Lampung yaitu Ibu Kusrina,M.Pd., beserta Sekretaris Kota K3S Kota Bandar Lampung bapak Taufik Hidayat ,S.Pd.
Pelatihan pembuatan konten belajar untuk platform belajar RIANG digagas oleh Pak Sopyan Ali ,S.Pd., Supriadi S.Pd.,Gr., Maiko Sabri Martha S.Pd., Priyo Santoso , S.Pd., dari pengurus Kombel SD Kota Bandar Lampung dan juga Pak Noviya , S.Pd sebagai Duta Teknologi Provinsi Lampung
Pelatihan Pengimbasan di Kombel Kecamatan Teluk betung Utara ini diisi oleh Pemateri Ibu Sukmawati, S.P.,S.Pd. Gr. dan Ibu Siska Arisa, S.Pd., Gr.
Isi materi kegiatan tersebut yaitu tutorial pembuatan konten platform belajar RIANG dimana pembelajaran melalui beberapa platform seperti s.id/RIANG, Canva AI, Chatgpt, Elementlpg_Ultimate, freeimage.hot, dan imgur.com.
“Mengapa kita harus menggunakan semua element platform tersebut karena kita sebagai guru dituntut harus selalu belajar, belajar dan belajar. Sebab di era sekarang ini tidak boleh seorang guru gaptek, tidak mau belajar dan harus menggunakan teknologi serta diwajibkan untuk membuat konten belajar , materi ajar bahan ajar, video dan lain-lain yang guru buat sendiri,” kata Hasroni.
“Dengan adanya Platform RIANG insya Allah kedepannya bisa digunakan oleh guru-guru yang berada di kota Bandar Lampung khususnya, sampai bisa
digunakan oleh guru-guru yang berada di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Diketahui, pengimbasan yang dilakukan di Kecamatan Teluk Betung Utara dihadiri oleh 28 orang peserta dari 13 sekolah SD negeri maupun SD swasta dan langsung dilakukan pembuatan Materi ajar, pembuatan bahan ajar dan games. (*)




















