BANDAR LAMPUNG – Arman, warga Jl. Padat Karya Gg. Harapan Ujung Bandar Lampung curhat. Ia mengeluhkan kondisi jalanan di area rumahnya yang tidak beraspal dan tidak memiliki drainase yang baik. Akibatnya, setiap hujan selalu terjadi banjir.
“Pemkot Bandar Lampung tidak memerhatikan infrastruktur di daerah kami tinggal,” kata Amran.
Lima tahun lalu, kata Amran, semua masih baik-baik saja di daerah tersebut Tapi kini pemukiman semakin padat dengan bertambahnya perumahan.
“Penduduk padat, drainase tidak dibenahi. Jadi kalau hujan, banjir dan lumpur sulit dibersihkan,” keluh Arman.

Selain drainase buruk, kondisi jalan juga tidak mulus. Bahkan sekitar 100 meter masih terdapat jalan batu.
Arman sudah mengadukan ini sejak Oktober 2020, baik kepada Pemkot maupun DPRD Kota Bandar Lampung.
“Dewan yang dapilnya sini, Agus Djumadi cuma bilang sabar ..sabar… Tapi sampai sekarang gak ada realisasi,” katanya.
Arman berharap Komisi III DPRD Bandar Lampung, Camat Rajabasa Rahmat syah, Luraha Rajabasa Jaya Agus Purwanto dan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dapat meninjau langsung daerah ini.
“Kota Bandar Lampung masih ada jalan belum beraspal dan drainase pembuangan air tidak ada, sehingga setiap hujan turun dengan kepadatan perumahan penduduk semakin bertambah namun tidak diimbangi infrastruktur drainase dan jalan yang baik,” kata Arman. (*)




















