Yustin Ficardo Pimpin Yayasan Jantung Indonesia Lampung

BANDAR LAMPUNG–Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Aprilani Yustin Ficardo, dikukuhkan sebagai Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Lampung masa bakti 2017-2022, di Balai Keratun, Provinsi Lampung, Selasa (31/10/2017) pagi. Yustin mengusung lima program kerja utama yakni seimbang gizi, enyahkan rokok, hadapi stres, atur tekanan darah, dan teratur berolah raga.

“Saya mengajak seluruh pengurus yang baru saja dilantik agar bersungguh-sungguh dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas dan fungsi kepengurusan sesuai dengan visi Yayasan Jantung Indonesia, yakni sebagai pelopor gaya hidup sehat,” kata Aprilani Yustin Ficardo sebagai ketua terpilih Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Lampung usai dilantik Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia, Syahlina Zuhal.

Yayasan Jantung Indonesia merupakan lembaga masyarakat yang fokus pada pengingkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya upaya pencegahan penyakit jantung. Upaya pencegahan tersebut, menurut Yustin Ficardo dapat dilakukan dengan upaya pemasyarakatan panca usaha jantung sehat yang menjadi program utamanya. “Ini tantangan bagi kita untuk bersama-sama mengupayakan gerakan panca usaha jantung sehat,” kata Yustin

Menurut Yustin Ficardo, gerakan panca usaha jantung sehat dilakukan melalui melalui beberapa kegiatan. Antara lain pemeriksaan kesehatan jantung, konsultasi kesehatan jantung kepada masyarakat, penyuluhan gaya hidup sehat, dan meningkatkan peran Klub Jantung Sehat di masyarakat.

Kepengurusan YJI Lampung beranggotakan para tenaga medis, spesialis jantung, paramedis, tokoh agama, tokoh pemuda hingga tokoh masyarakat. Di jajaran penasehat terdapat dr. Kuswandi, Sp.JP, dr. Hernowo, dr. Riana, Sp.JP, dan Boy Zaghlul Zaini. “Saya berharap para pengurus yang berlatar berbagai profesi mampu membangkitkan YJI dan mengedukasi lebih banyak masyarakat dalam menyadari pentingnya pola hidup sehat,” kata Yustin.

Upaya ini, kata Yustin, merupakan salah satu upaya menyukseskan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang berlangsung di Lampung sejak awal 2017. Germas Lampung, menurut Yustin, yang juga Duta Kanker Serviks Provinsi Lampung itu, mendapat pengakuan di tingkat nasional, sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia. (rls)