Gubernur Ridho Dukung Pelaksanaan Musda ke III KWRI Lampung

Bandarlampung – Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo mendukung arahan Dewan Pimpinan Pusat Komite Wartawan Reformasi Indonesia (DPP KWRI) untuk menggelar Musyawarah Daerah (Musda) DPD KWRI Lampung Ke-III yang rencananya akan diselenggarakan pada akhir November mendatang.

Dukungan itu diberikan tidak lain bertujuan agar DPD KWRI Lampung dapat meningkatkan tugas dan fungsinya sebagai organisasi profesi dalam melakukan pembinaan serta pengawasan terhadap para anggota ketika melakukan tugas kewartawanan.

“Kita akan mendukung selagi itu bertujuan untuk kemajuan organisasi serta mengedepankan kerja jurnalis dalam menyampaikan informasi utamanya seputar keberhasilan pembangunan pemerintah kepada masyarakat luas,” kata Gubernur Ridho ketika menerima kunjungan perwakilan panitia Musda KWRI Lampung Ke-III di ruang kerjanya, Selasa (13/11).

Sementara, Sekretaris Panitia Musda DPD KWRI Lampung Ke-III, Erlan Heryanto mengungkapkan, sangat mengapresiasi dukungan dari Gubernur Lampung untuk mengsukseskan pemilihan Ketua DPD KWRI Lampung melalui pelaksanaan musda.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Gubernur Lampung Ridho Ficardo yang mendukung agenda dari DPP KWRI untuk melaksanakan musda DPD KWRI Lampung,” kata Erlan.

Ketua DPC KWRI Bandar Lampung yang juga Pimpinan portal berita online Biinar.com itu mengatakan, dukungan dari orang nomor satu di Pemrintah Provinsi Lampung ini dapat menjadi suplemen bagi para panitia penyelenggara untuk melaksanakan dan menyukseskan Musda KWRI Lampung.

Sementara, sebelumnya Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI), Ozzy Sulaiman Sudiro mengungkapkan, DPP mengambil alih Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Lampung.

“Saya ambil alih lantaran DPD Provinsi Lampung dengan dinamika dan berbagai persoalan. Artinya DPP mengambil alih untuk menuju musyawarah daerah (musda),” kata Ozzy ketika berkunjung ke Bandar Lampung, Sabtu (28/7) lalu.

Sekretaris Jenderal Majelis Pers ini juga merasa prihatin atas eksistensi KWRI di Provinsi Lampung. Karena itu, ia ingin merevitalisasinya dan mengembalikan ruh KWRI yang berjiwa aktivis, kritis, dan konstruktif.

Dia juga mengapresiasi KWRI di Lampung yang telah melahirkan bibit-bibit unggul. Menurutnya, sejarah KWRI di Lampung bagian yang tak bisa terpisahkan. (rls)