Bawaslu Cium Dugaan Money Politic Dalam Giat Sosialisasi di Metro Barat

METRO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Metro mencium adanya dugaan money politic berupa pembagian uang dalam kegiatan sosialisasi dan konsolidasi calon anggota legislatif DPRD yang berlangsung di Posko PDI-Perjuangan Jl. Khair Brass Kel. Ganjar Asri, Kec. Metro Barat, Senin (4/3/2019).

Kordov PHL Bawaslu Kota Hendro Edi Saputro mengaku, selain untuk melakukan pengawasan, kedatangannya beserta Tim  juga atas laporan masyarakat terkait dengan dugaan pembagian uang.

“Terkait hal lain pelanggaran, tadi sekiranya sebelum selesai acara itu ada informasi, ada bagi-bagi. Ada informasi mau bagi-bagi uang,” ucap Hendro kepada awak media dalam kegiatan tersebut.

Meski mendapatkan laporan adanya dugaan pembagian uang dalam giat Sosialisasi Caleg DPRD Partai berlogo banteng tersebut, namun Bawaslu mengaku belum menemukan adanya pelanggaran dugaan Money Politic.

“Pertama, kampanye itu salah satunya adalah membuat STTP. Dan secara administrasi sudah benar, dan isi kampanye didalam pelaksanaan kegiatan itu sudah dilakukan penyampaian visi misi dan sebagainya sesuai bahan kampanye yang disebarkan. Tetapi saya pastikan di lapangan, saya tidak melihat dan informasi dari pengunjung juga mereka tidak merasa dikasih,” ujar Hendro.

Ketika ditanyakan terkait nominal yang dibagikan, Hendro menyebut bahwa berdasarkan informasi yang diterima Bawaslu Metro masih sebatas mengisi amplop dengan sejumlah uang.

“Tidak ada nominal, hanya sebatas memasukan ke dalam amplop. Itu saja. Tapi saya akan memastikan, berdasarkan informasi itu kita bergerak dan akan kita lakukan penyisiran,” pungkasnya.

Sementara itu ketika dikonfirmasi terkait dugaan pembagian uang, Ketua DPC PDI-Perjuangan Kota Metro Adi Prasetyo membantah tudingan tersebut. Menurutnya, dalam kegiatan itu hanya terdapat pembagian bahan kampanye berupa gambar dan kartu nama dan kemudian dilanjutkan dengan makan bersama.

“Ini kegiatan sosialisasi caleg dan capres. Itu saja. Tidak ada. Hanya APK dan makan-makan sore saja. Tidak ada itu, tidak ada,” Kata Dia.

Adi mengatakan, dalam sosialisasinya tersebut hanya terdapat ajakan untuk memenangkan Pasangan Capres Cawapres nomor urut 01 dan Caleg DPR-RI hingga DPRD Kabupaten/Kota dari PDI-Perjuangan.

“Saya sebagai ketua dewan cabang berharap masyarakat bahwa kami PDI Perjuangan menugaskan caleg-caleg keder terbaik dan kami optimis untuk memenangkan pileg di kota Metro ini. Untuk capres sesuai intruksi partai untuk para caleg agar bisa memperjuangkan memenangkan calon presiden nomor urut 1 yaitu bapak Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin. Kepada masyarakat kami mengajak, mari kita berikan kesempatan untuk pak Jokowi satu kali lagi menjabat,” tandasnya. (Arby)