Taman Merdeka Gelap dan Rawan Aktivitas Mesum

METRO – Taman Merdeka Metro telah bersih dari pedagang kaki lima (PKL). Tapi bersihnya taman ini belakangan membawa masalah baru. Karena gelap,  banyak pasangan muda mudi yang memanfaatkan taman ini untuk bermesum-ria.

“Sudah gelap dan kadang sering pemuda pemudi kepergok sedang memadu kasih di sudut taman,” kata Anggraini, salah seorang warga.

Namun begitu, dia tetap memuji langkah Pemkot Metro memaksimalkan Taman Merdeka.

“Sekarang sudah enak ya, sering buat olahraga pagi dan sore. Sering juga ada yang piknik keluarga pas siang dan malam. Dan sejak taman steril dari pedagang dan pengamen, jadi nyaman kalau kesini, apalagi sekarang dijaga Pol PP terus, jadi ngerasa aman,” pujinya.

Yang dikritik oleh Anggraini, selain gelap dan banyak aktivitas mesum, adalah minimnya toilet.

“Tolong pemerintahnya perhatikan toilet di taman, sama lampu-lampu di taman ini banyak yang mati. Bahkan di beberapa titik memang tidak ada lampunya sehingga mengundang orang berbuat aneh-aneh. Contohnya, pas bareng keluarga udah liat anak-anak remaja gitu sudah mojok di tempat gelap dan mesra-mesraan,” bebernya saat di wawancara awak media, Sabtu (29/9/2018) malam.

Menanggapi keluhan pengunjung terkait dugaan maraknya remaja yang berbuat senonoh alias mesum di Taman Merdeka, petugas Satpol PP yang berjaga di Taman setempat membenarkan hal tersebut.

“Kalau keluhan pengunjung ini karena gelap ya, sehingga kerap disalahgunakan remaja untuk mencari kesempatan. Ya diharapkan taman ini di berikan penerangan yang memadai lah, Karena penerangan yang ada ini masih kurang efektif,” ucap Danki Jamani petugas Sat Pol PP Kota Metro.

Selain itu, Kepala Seksi (Kasi) Ketertiban Umum (Tibum) Sat Pol PP Kota setempat, Suwaji menerangkan, guna menciptakan rasa aman dan nyaman pihaknya kerap mengingatkan pengunjung taman.

“Kita rajin mengingatkan, baik itu kalo ada pedagang asongan, pengunjung yang buang sampah sembarangan, bahkan remaja yang mencari kesempatan itu tadi selalu kami ingatkan. Apalagi disini kan ada pengeras suara yang kami gunakan untuk memberikan himbauan dan informasi kepada pengunjung. Dan terkait remaja yang diperkirakan mencari kesempatan itu tadi, kami sering menegur sebelum melakukan hal yang tidak baik,” paparnya.

Suwaji juga menjelaskan, sebanyak 1 regu petugas Pol PP di kerahkan setiap harinya untuk berjaga di Taman Merdeka.

“Dulu tugas Pol PP berat karena banyak sekali pedagang yang merasa taman ini seperti miliknya sendiri. Kalau sekarang sejak ditertibkan lebih nyaman. Dan setiap hari dari pagi jam 08.00 WIB sampai jam 21.00 WIB, dikerahkan sebanyak satu regu dengan sift untuk berjaga di Taman Merdeka supaya para pengunjung tetap merasa nyaman,” tandasnya.

Sementara itu, dari pantauan Reporter BE 1 Lampung pada hari Sabtu malam (29/9/2018) sekira pukul 19.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB terlihat kondisi Taman Merdeka yang minim penerangan, terlebih dibeberapa sudut taman gelap. Selain itu, banyak pengunjung yang datang dengan didominasi pasangan muda-mudi yang memilih menghabiskan waktu malam di sudut-sudut yang gelap tersebut. (Arby)