Kalapas: Napi Bikin Ulah akan Diberi Binaan Khusus

METRO – Kalapas Kelas IIA Metro, Ismono Bc. IP. SPd., membantah adanya pemukulan atau penganiayaan yang dilakukan oknum pegawainya kepada warga binaan Lapas setempat, Edi bin Tajudin.

Menurut Ismono, dirinya menerima laporan terkait perkelahian antar Edi dan warga binaan Lapas.  Namun, perkelahian tersebut dilerai oleh penjaga ruangan blok kamar tahanan.

“Jadi saya mendapat laporan bahwa ada kejadian perkelahian antara Edi bin Tajudin dengan warga binaan lain. Namun dipisah olah penjaga blok kamar yang merupakan pegawai Lapas. Rupanya Edi ini mungkin tidak terima, lalu menantang pegawai lapas itu juga. Namun tidak diindahkan oleh pegawai Lapas. Jadi tidak ada pemukulan atau penganiayaan yang dilakukan oleh pegawai lapas kepada warga binaan. Jika berkelahi antar warga binaan memang terjadi. Namun sudah terkondisikan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/10).

Setelah keributan antar warga binaan tersebut, lanjut Ismono, Edi dan warga binaan lain yang berkelahi lalu diamankan oleh pegawai lapas. Hal itu supaya tidak memancing emosi warga binaan lainnya.

“Saat ini yang bersangkutan masih kami lakukan pembinaan. Edi sementara waktu kami amankan di klinik Lapas,” tambahnya.

Diakuinya, keributan antar warga binaan di Lapas yang dipimpinnya tersebut baru kali ini terjadi.

“Selama ini tidak ada masalah di lapas Metro ini. Perkelahian tidak ada dan narapidana nya juga sudah bisa mengikuti pembinaan. Ternyata ada narapidana dari Kotabumi yang tidak bisa mengikuti aturan di dalam. Dia menantang nara pidana lain dan pegawai lapas,” kata Ismono.

Akibat kejadian tersebut, Ismono berencana akan memberi binaan khusus kepada warga binaan di Lapas setempat. Hal itu bertujuan supaya kejadian serupa tidak terulang.

“Untuk kedepan, harus lebih maksimal lagi memberikan pembinaan kepada warga binaan. Agar Lapas kota Metro tetap kondusif dan aman,” harapnya. (Arby)