Wakil Ketua DPRD Pesawaran Tak Tahu Rumahnya Disewa Inneke

BANDUNG- Artis cantik Inneke Koesherawati diketahui menyewa sebuah rumah mewah di dekat Lapas Sukamiskin Bandung. Fahmi Darmawansyah, suami Inneke selama ini menghuni penjara itu. Dilansir detik.com, rumah kontrakan Inneke itu ternyata milik Wakil Ketua DPRD Pesawaran. “Yang punya ini Rifanzi. Dia kalau enggak salah orang legislatif di Lampung,” ucap ketua RT setempat, Kusno.

Rumah mewah bergaya modern terletak di komplek elite Permata Arcamanik blok F15/16, RT 08 RW 08, Sukamiskin, Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat. Rumah yang dikontrak Inneke itu memiliki luas dua kavling.

Nama Rifanzi yang dimaksud Kusno memang terdaftar sebagai anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Lampung. Rifanzi menjabat sebagai wakil ketua I DPRD Pesawaran.

Kusno mengatakan sang pemilik rumah memang jarang menempati rumah tersebut. Sehingga, kata dia, rumah bercat krem dan cokelat itu sering disewakan. “Yang punya rumah itu orang di Lampung. Karena kosong lalu dikontrakin,” kata Kusno.

Menurut Kusno, sudah satu tahun rumah itu dikontrak oleh Inneke. Namun, sambungnya, bukan Inneke langsung yang mengontrak, melainkan via jasa event organizer (EO) dengan nama pengontrak Arnis.“EO yang mengontrak. Saya enggak tahu, tapi yang pasti bilangnya EO gitu. Kalau bu Inneke tahunya dari selentingan-selentingan saja,” ucap Kusno.

Rumah tersebut berada tak jauh dari Lapas Sukamiskin. Mengacu pada Google Maps, jarak antara komplek tersebut dengan Lapas Sukamiskin hanya 1,3 kilometer.

Sementara itu, Rifanzi sendiri, mengaku tak tahu jika rumahnya disewa oleh Inneke. “Saya baru tahu rumah milik saya disewa Inneke saat membaca berita di detik. Saya tinggal di rumah itu pada 2006-2013. Kemudian karena terpilih jadi anggota DPRD Pesawaran, saya pindah ke Lampung,” kata pemilik rumah, Rifanzi kepada detikcom, Kamis (26/7/2018).

Setelah pindah ke Lampung, Rifanzi memasarkan rumahnya melalui sebuah agen properti di Bandung. Melalui agen properti, dia mendapatkan kabar bahwa 5 Juni 2017 rumah itu disewa oleh Muhammad Rizky, warga Kota Bambu Selatan, Jakarta Barat, dengan harga sewa Rp 120 juta/tahun.

“Bulan juni 2018 kemarin melalui agen properti yang sama, Muhammad Rizky memperpanjang kontrak, dan dibayar bertahap 3 kali. Pihak penyewa juga tidak pernah memberitahukan jika rumah akan digunakan oleh orang lain. Karena dalam proses sewa menyewa, sama sekali tidak pernah bertemu dengan Inneke. Sebelum disewa oleh Muhammad Rizky, rumah tersebut disewa oleh anak perusahaan BUMN,” ujar Rifanzi.

Rumah itu sempat digeledah oleh KPK, Rabu (25/7) kemarin. Belum ada informasi apa yang dicari KPK dari kontrakan itu. Inneke diduga terlibat dalam pembelian mobil yang dijadikan barang suap untuk Kalapas Sukamiskin Wahid Husen. Dia diduga disuruh suaminya, terpidana kasus suap Bakamla Fahmi Darmawansyah, untuk membeli mobil, yang akhirnya dijadikan barang suap. Status Inneke di KPK masih saksi. (dtc)