Taren Sembiring Meliala : Jangan Takut Intimidasi Arinal Cs

BANDARLAMPUNG – Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Taren Sembiring Meliala, meminta semua kader dan pengurus DPD Partai Golkar Lampung pro-Alzier agar dapat aktif berkantor dan menjalankan roda dan agenda organisasi. Tidak perlu takut bila menghadapi intimidasi atau ancaman pemecatan dari Ketua DPD Partai Golkar Lampung kelompok Arinal Djunaidi. Ini menyusul adanya dualisme kepemimpinan DPD Partai Golkar Provinsi Lampung.

Dimana pertama dibawah pimpinan M. Alzier Dianis Thabranie melalui SK DPP GOLKAR Nomor : KEP-69/DPP/GOLKAR/XII/2015 masa bhakti 2015-2020 tanggal 29 Desember 2015. SK ini ditandatangani Ketua Umum, Aburizal Bakrie dan Sekretaris Jenderal, Idrus Marham. Lalu kedua dibawah pimpinan Arinal Djunaidi melalui SK. No. 249/DPP/Golkar/IX/2017 tertanggal 6 September 2017 yang ditandatangani Setnov dan Idrus Marham sebagai Sekretaris Jenderal DPP PG.

“Kepada semua kader dan pengurus DPD Partai Golkar Lampung pro-Alzier, saya harap aktif dan tidak perlu takut menghadapi intimidasi dan ancaman. Termasuk juga para Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota se-Lampung,” tegas Taren Sembiring yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Forum Komunikasi Masyarakat Lampung asal Sumatera Utara dan Ketua Umum Forum Masyarakat Karo Provinsi Lampung tersebut.

Pasalnya menurut Taren Sembiring, tidak ada satupun alasan bagi Arinal Djunaidi dan kelompoknya untuk mengusir kader dan pengurus DPD Partai Golkar Lampung pro-Alzier saat menjalankan aktifitas di Kantor Sekretariat DPD Partai Golkar Lampung. Sebab partai ini menurutnya adalah milik bersama.
Dijelaskannya jika bicara pengabdian, dirinya sudah sejak tahun 1981 pernah mendapat penghargaan dari Presiden RI Suharto sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Golkar. Termasuk juga dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Sudharmono.

“Jadi apa dasarnya kelompok Arinal Djunaidi untuk mengusir. Bicara pengabdian di Partai Golkar, mohon maaf Arinal itu tidak ada apa-apanya dibandingkan saya. Sedikitpun saya tidak takut dengannya. Jangan seenaknya saja. Ini partai bukan miliknya. Saya malah menunggu kalau ada yang berani mengusir atau mengganggu kader dan pengurus Partai Golkar Lampung yang pro-Alzier saat beraktifitas. Mari kita saling menghargai. Silakan mereka berpegang dengan SK-nya. Dan kami juga berketetapan dengan SK yang kami miliki,” tegasnya.

Karenanya Taren Sembiring kembali menghimbau agar semua kader dan pengurus DPD Partai Golkar Lampung pro-Alzier dapat fokus pada perjuangan. Antara lain agar dapat ikut dalam agenda Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) DPP Partai Golkar dengan agenda menggantikan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto.

“Selebihnya kita serahkan semuanya kepada DPP Partai Golkar. Dan untuk urusan komunikasi dengan DPP Golkar, kita percayakan dengan ketua M. Alzier Dianis Thabranie. Sementara urusan di kantor DPD Partai Golkar Lampung, biar saya dan lainnya yang menangani. Saya jamin tidak terjadi apa-apa. Karena kita tidak pernah takut untuk memperjuangkan kebenaran,” tutupnya.(red)