Konsolidasi Arinal, Bawaslu Ingatkan Soal Money Politic

BANDARLAMPUNG – DPD Partai Golkar Lampung kemarin melakukan konsolidasi untuk memenangkan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi – Chusnunia alias Nunik. Dalam pertemuan tertutup ini hadir Ketua DPP Partai Golkar, Nusron Wahid.

Menurut sumber koran ini, yang kebetulan menghadiri acara tersebut, pada kesempatan itu, Nusron minta semua anggota DPRD dari Partai Golkar baik Kabupaten/Kota maupun Provinsi untuk bekerja keras memenangkan Arinal-Nunik dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung, Juni 2017 mendatang.

Para anggota dewan pun ditarget. Untuk mereka yang duduk di DPRD Kabupaten/Kota diwajibkan menggalang suara mulai dari 15 ribu hingga 22 ribu suara pemilih. Sementara dewan yang duduk di provinsi ditargetkan menggalang suara hingga 157 ribu pemilih.

“Jika tidak, mereka diancam untuk tidak akan dicalonkan kembali sebagai anggota dewan,” terang sumber tersebut.

Untungnya yang membuat pihaknya tersenyum, nanti dalam penggalangan suara tersebut akan ada dana yang dikucurkan. “Tapi kami tidak boleh tahu sumber dananya darimana, yang penting dijanjikan akan turun,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah terkait masalah ini, Komisioner Bawaslu Lampung, Adek Asy’ari mempersilakan jika partai pengusung, tim sukses calon dan lainnya untuk melakukan konsolidasi. Tujuannya guna menerapkan berbagai strategi pemenangan calon guna meraih simpati masyarakat.

“Tapi pada kesempatan ini kami (Bawaslu,red) mengingatkan jangan coba-coba melakukan money politic. Bila terdeteksi dan memenuhi unsur pidana, kami tidak akan pandang bulu dalam melakukan penindakan. Jadi saya harap siapapun nantinya dapat berpikir dua kali untuk melakukan perbuatan money politic karena dapat mencederai nilai-nilai demokrasi. Sekali lagi, jangan sampai timbul penyesalan dikemudian hari,” tegas Adek.(red)