Dilantik, Komisioner Bawaslu, Janji Amanah

BANDAR LAMPUNG – Jika tak terkendala, hari ini (20/9), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung akan resmi berganti komisioner. Dari tiga nama penjabat sebelumnya, hanya Fatikhatul Khoiriah yang bertahan. Sementara Ali Sidik dan Nazaruddin akan digantikan dengan Adek Asyari dan Iskardo P. Anggar.

Serah terima jabatan akan dilakukan mulai pukul 09.00 WIB di Crowne Plaza Hotel , Jalan Gatot Subroto Kav 2-3, Jakarta. Pelantikan Bawaslu Lampung akan dibarengi dengan pelantikan 24 Bawaslu provinsi lainnya. Acara itu akan dihadiri seluruh Gubernur (24 provinsi), Ketua DPRD provinsi, Kejati, Kapolda, Ketua KPU provinsi, tim seleksi calon, anggota Bawaslu yang lama dan yang baru serta Sekretariat Bawaslu.

Fatikhatul Khoiriah yang dikonfirmasi kemarin mengaku siap kembali mengemban amanah sebagai anggota Bawaslu Lampung untuk periode 2017-2022.

“Ya, kebetulan saya lagi menuju Bandara ini, untuk menghadiri pelantikan,” kata wanita yang karib disapa Khoir ini via ponselnya, kemarin.

Kata Khoir, amanah sebagai anggota Bawaslu akan dijaganya dengan baik. Dengan pengalamannya, ia optimis akan melaksanakan tugas sebagai pengawas dengan sebaik-baiknya.

Terpisah, Adek Asyari berjanji akan mengemban amanah dengan sebaik-baiknya sebagai komisioner engawas pemilu. Meski tantangan begitu banyak dan berat, mantan Ketua Panwaslu Kota Bandarlampung ini berjanji akan berupaya maksimal untuk mewujudkan dan memasyarakatkan tagline Bawaslu “Bersama rakyat kita awasi Pemilu. Bersama Bawaslu kita tegakkan keadilan Pemilu.”

Sementara Iskardo juga menegaskan kesiapannya untuk melakukan pengawasan yang responsif dan pastisipatif dalam mewujudkan demokrasi yang berkadilan.

Diketahui, setelah melakukan serangkaian seleksi, akhirnya Bawaslu RI memilih tiga nama, yakni Fatikhatul Khoiriah, Adek Asyari, dan Iskardo P. Anggar. Ketiganya ditetapkan melalui Surat Pengumuman No. 0486/BAWASLU/SJ/HK.01.00/IX/2017. Surat tertanggal 16 September 2017 ini di tandatangani langsung oleh Sekretaris Jenderal Bawaslu RI Gunawan Suswantoro. (ilo)