Bukan Curhat, Kapolda Ungkap Tukinnya yang Belum Terbayar

BANDAR LAMPUNG – Kapolda Lampung, Irjen Pol Suroso Hadi Siswoyo menjelaskan, jumlah personil Polda Lampung masih belum ideal untuk memberi pengamanan maksimal kepada masyarakat Lampung.

Kata dia, jumlah personil Polda saat ini, setelah naik menjadi tipe A masih berada di angka 11.026 personil (10.455 Polri + 571 PNS Polri ). Jumlah ini, kata Kapolda, masih dinilai belum ideal untuk memberikan pelayanan kepada maksimal pada masyarakat.

Kapolda menjelaskan, kepolisian Lampung masih membutuhkan banyak tambahan personil. Apalagi menggingat beberapa daerah pemekaran belum memiliki Polres tersendiri, semisal di Pringsewu dan Tulangbawang Barat.

“Belum ideal petugas kita. Tapi itu bukan alasan. Kita akan berusaha maksimal memberikan pelayanan dan keamanan kepada seluruh masyarakat Lampung,” katanya.

Kapolda berterimakasih kepada seluruh jajarannya yang sudah bekerja maksimal. Meski, dia mengakui bahwa tunjangan kinerja (Tukin) dirinya dan jajarannya belum terbayar untuk beberapa bulan belakangan ini.

“Tapi ini bukan curhat,” kata Kapolda kepada audiens yang datang menghadiri press rilis akhir tahun yang digelar di Mako Polda Lampung, Kamis (28/12/17).

Kapolda menabarkan, untuk anggaran, deotorisasi anggaran langsung disalurkan ke satker – satker, sehingga tidak ada lagi dana terpusat di Polda Lampung.

Dalam rilisnya, Kapolda menjelaskan bahwa secara umum kejahatan mengalami penmurunan. Sementara untuk kecelakaan lalu lintas naik sebesar 5 persen dari tahun sebelumnya.

Untuk kriminalitas, penyelesaian tindak pidana (PTP) kasus konvensional selama tahun 2016 sebanyak 5828 kasus dan tahun 2017 (Jan-Nov) sebanyak 5388 kasus, terjadi penurunan sebanyak 440 kasus. Dalam hal ini, Polda Lampung dan polres jajaran telah menyelesaikan perkara sebanyak 69,31 % selama tahun 2017.

“Kasus menonjol (curat, curas, curanmor, anirat dan pembunuhan) selama tahun 2016 sebanyak 2036 kasus dan tahun 2017 (Jan-Nov) sebanyak 2055 kasus, terjadi peningkatan sebanyak 19 kasus Sejauh ini Polda Lampung dan polres jajaran telah menyelesaikan perkara sebanyak 63,01 % selama tahun 2017,“  katanya.

Dalam Tindak Pidana Narkoba, Kapolda menyampaikan untuk kejahatan narkoba yang dapat diungkap pada tahun 2016 sebanyak 1.195 perkara dibanding tahun 2017 (januari s/d november) dengan jumlah perkara yang ditangani 1.694 perkara. (ilo)