Bachtiar Ajak Wujudkan Pilgub Damai, Jujur dan Bebas Money Politic

BANDARLAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung non-aktif, H. Bachtiar Basri mengajak semua kontestan yang berkompetisi dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung, 27 Juni mendatang untuk sama-sama mewujudkan pilkada damai, jujur dan bebas money politik. Begitu juga dengan semua tim sukses pasangan calon (paslon). Hal ini dalam rangka menciptakan pilkada yang cerdas dan bermartabat.

“Sebenarnya siapapun pemenang Pilgub Lampung sudah ditentukan Allah SWT. Jadi alangkah baiknya, prosesnya tidak dinodai paksaan dan intimidasi kepada pemilih dari pihak manapun, tanpa politik uang serta iming-iming apapun. Biarlah masyarakat bebas mengekspresikan haknya menentukan pilihan secara mandiri,” pesan Bachtiar Basri.

Mantan Bupati Tulang Bawang Barat ini melanjutkan alangkah eloknya memasuki masa tenang, semua kontestan pilkada beserta tim suksesnya sama-sama menahan diri. Misalnya tidak melakukan aksi tidak terpuji guna membujuk pemilih agar mengubah pilihannya. Seperti dengan cara politik uang, membagi sembako, dan memberi bantuan lainnya.

“Aksi-aksi tidak terpuji itu biasanya masih terjadi dimasa tenang. Saya harap masyarakat Lampung bisa menahan berbagai godaan, karena niat mereka membeli suara sebenarnya merendahkan martabat kita sebagai manusia,” ‎tambahnya.

Kepada para penyelenggara pilkada, Bachtiar menghimbau agar dapat menjalankan tugas sebagaimana yang diamanahkan undang-undang. Meski begitu, dia yakin para penyelenggara pilkada termasuk jajaran kepolisian dan kejaksaan adalah mereka yang memiliki kapabilitas, integritas, dan moralitas yang tinggi yang selalu perpegang teguh pada peraturan serta perundang-undangan. Sehingga benar-benar bisa bersikap adil dan tegas mensikapi Pilgub Lampung ini.

Begitu pula dengan partai politik dan perseorangan. Diterangkan Bachtiar, sudah sewajarnya mereka juga memiliki tanggung jawab ikut serta membangun pendidikan politik. Lalu menjauhkan praktik kotor seperti politik uang, mobilisasi massa yang mengarah anarkis, serta menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.

“Selain itu kepada semua pihak, saya berharap tetap menjaga suasana kondusif dan harmoni sehingga semua proses berjalan tertib, aman, nyaman dan penuh sukacita para pemilih berbondong pergi ke TPS-TPS melaksanakan hak pilihnya sesuai hati nuraninya. Suksesnya penyelenggaraan pilkada tidak terlepas peran serta dari semua pihak baik pemerintah daerah, peserta pilkada, masyarakat sebagai pemilih, ormas pemerhati demokrasi dan terutama penyelenggara Pilkada,” tutupnya.(red)