Airlangga Akui Penunjukan Lodewijk Tanpa Intervensi

JAKARTA – Ketum Golkar Airlangga Hartarto menunjuk Lodewijk Freidrich Paulus sebagai sekjen. Padahal Lodewijk belum 5 tahun di Golkar jika menilik Pasal 12 ART. Apa alasan Airlangga?

“Pak Lodewijk sudah jadi pengurus di periode lalu, jadi itu sudah selesai,” kata Airlangga kepada wartawan di kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Senin (22/1)

Lodewijk merupakan purnawirawan jenderal bintang 3 yang pernah menjabat Danjen Kopassus. Airlangga menyebut tak ada intervensi di balik pengangkatan Lodewijk jadi Sekjen Golkar. “Tidak ada, tidak ada yang menekan,” ujar Airlangga.

Nama Lodewijk diumumkan menjadi sekjen oleh Airlangga. Lodewijk menggantikan Idrus Marham, yang digeser sebagai Korbid Hubungan Eksekutif Legislatif Golkar. Sebelum menjadi sekjen, Lodewijk menjabat Korbid Kajian Strategis dan SDM Golkar. Lodewijk akan menjabat sebagai sekjen hingga 2019.

Sebelumnya diketahui Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengumumkan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat partainya yang baru. Airlangga memilih Letnan Jenderal (Pur) Lodewijk Freidrich Paulus sebagai Sekretaris Jenderal menggentikan Idrus Marham.

Adapun Letjen (Pur) Eko Wiratmoko yang sebelumnya digadang-gadang menjadi Sekjen, dipilih memimpin badan baru yang ada di Golkar yaitu, Badan Kajian Strategis dan Intelejen. Selain itu ada juga badan baru yang dibentuk yaitu Badan Litbang, diketuai oleh Umar Juworo.

Ia mengatakan komposisi tersebut bertujuan untuk menyongsong tahun Pemilihan Umum 2018 serta Pemilihan Presiden 2019.

“Susunan dan strukturnya murni untuk menghadapi dua hal tersebut,” kata Airlangga.

Sebelumnya, jumlah pengurus Golkar berjumlah 305 orang. Airlangga memangkas jumlah tersebut menjadi 251 orang pada struktur kepengurusan saat ini.

Struktur kepengurusan baru ini tertuang dalam surat keputusan 267 DPP Golkar nomer 1 tahun 2018 tentang pengesahan komposisi kepengurusan periode 2018-2019 hasil restrukturisasi dan revitalisasi.

Selanjutnya, kata Airlangga, dalam waktu dekat ia akan mendaftarkan struktur kepegurusan itu ke Kementerian Hukum dan HAM.

“Kami mengharapkan dukungan dari seluruh pengurus golkar di tiap daerah untuk bekerja sama bersama DPP Golkar memenangkan pemilihan umum kepala daerah dan target-target yang kita miliki,” tutur Menteri Perindustrian itu.

Berikut struktur kepengurusan baru Partai Golkar:

Ketua Umum: Airlangga Hartarto

Sekretaris Jenderal: Lodewijk Paulus

Wakil Sekretaris Jenderal: Muhammad Sarmudji

Bendahara Umum: Robert J. Kardinal

Korbid Kepartaian: Ibnu Munzir

Korbid Perekonomian: Azis Syamsuddin

Korbid Pemuda dan Generasi Milenials:
Agus Gumiwang Kartasasmita
Wakil: Heru

Korbid Hubungan Eksekutif Legislatif: Idrus Marham

Korbid Pemilih Luar Negeri: Happy Bone Zulkarnain
Wakil: Handoko

Korbid Pratama: Nurdin Halid

Korbid Pemenangan Pemilu Sumatera: Indra Bambang Utoyo
Wakil: Ahmad Dolly Kurnia

Korbid Pemenangan Pemilu Jawa Kalimantan: Nusron Wahid
Wakil: Muhtarom

Korbid Pemenangan Indonesia Timur: Melchias Mekeng
Wakil: Andi Ahmad (net)