Waspada, Metro Mulai Rawan Curanmor

METRO – Warga Kota Metro diharap mulai meningkatkan kewaspadaannya. Pasalnya, aksi pencurian khususnya kendaraan bermotor mulai rawan terjadi di Kota bervisi Pendidikan dan Wisata Keluarga tersebut.

Aksi pencuri kendaraan bermotor (Curanmor) kini semakin menjadi. Para pelaku tak lagi pandang bulu saat menjalankan aksinya.

Curanmor kali ini terjadi sebuah Masjid yang terdapat di Kelurahan Ganjarasri, Kecamatan Metro Barat atau lebih tepatnya di parkiran Masjid Taqwa Magelangan, pada Rabu 19 Juni 2019.

Dalam aksinya, CCTV Masjid tersebut merekam tindakan pencuri dari mulai mendongkel hingga membawa lari kendaraan.

Sekira pukul 05.00 WIB ketika ibadah sholat Subuh berlangsung, seorang pelaku melancarkan aksinya dengan mengenakan kaos dan jaket yang dipakai terbalik serta memakai helm. Sang pencuri ini dengan santainya menggasak motor jenis Honda Beat warna hitam yang sedang ditinggalkan pemiliknya sholat.

Dikonfirmasi ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Masjid Taqwa Magelang, Metro Barat. Ketua RT 47 Suprapto (56) menceritakan kronologis terjadi pencurian tersebut.

“Jamaah Masjid Taqwa sedang sholat Subuh berjamaah, ketika selesai kami kaget salah satu motor jamaah sudah tidak ada di parkiran,” jelas Suprapto, Rabu (19/06/2019).

Selian itu, Ketua RT tersebut juga mengaku bahwa sepeda motor miliknya juga nyaris raib digondol pencuri.

“Dari rekaman CCTV pencuri ini mau nyuri motor saya (motor jenis Supra X 125), namun karena tidak mau hidup pelaku langsung ganti motor untuk dicuri,” tambahnya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa atas kejadian tersebut Aparat Kepolisian telah terjun ke TKP guna melakukan penyelidikan.

“Sudah ada pihak yang berwajib datang kesini. Saya bersama warga berharap pelaku pencurian ini segera tertangkap. Namun saya juga menghimbau kepada masyarakat hendaknya menjaga keamanan bersama-sama,” tandasnya.

Diketahui, motor yang raib digondol maling itu adalah milik Handoko warga sekitar Masjid Taqwa setempat. Para warga berharap agar aksi pencurian serupa tidak kembali terjadi dan menghantui masyarakat. Polisi diminta dapat mengungkap para pelaku Curanmor yang meresahkan warga. (Arby)