Tes CPNS di Metro, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin

METRO – Guna menciptakan situasi arus lalu lintas yang lancar selama pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) rayon 2 yang berlangsung di Wisma Haji Al-Khairiyah, Satuan Polisi Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Metro menyiapkan rekayasa lalu lintas (Lalin).

Hal tersebut disampaikan Kasat Lantas Polres Metro AKP M. Kasyfi Mahardika saat di konfirmasi awak media, Kamis (25/10/2018).

Menurutnya, pelaksanaan tes CPNS yang akan dilaksanakan di Bumi Sai Wawai pada  26 Oktober hingga 17 November 2018 dapat menimbulkan Crowded atau kemacetan di ruas jalan utama.

“Kota Metro sebagai pelaksana Tes CPNS Rayon 2, terdiri dari 6 Kabupaten dan Kota. Yaitu dari Lampung Utara, Mesuji, Tulangbawang Barat, Lampung Tengah, Lampung Timur, dan Kota Metro sendiri. Dan ini akan di ikuti 30.243 peserta, artinya akan pada kendaraan baik yang menuju ataupun yang parkir di sekitar wisma haji ini. Dan berdasarkan informasi, mekanisme tes ini dalam 1 Hari dilaksanakan 5 sesi, satu sesi diikuti 350 peserta, dengan waktu satu sesi 90 menit. Tes yang diperkirakan akan berlangsung selama kurang lebih 22 hari itu otomatis akan menimbulkan crowded atau kemacetan di daerah seputaran wisma haji. Oleh sebab itu sat lantas Polres Metro melaksanakan rekayasa lalin,” jelasnya.

Dirinya juga menyampaikan, untuk mengatur lalin, personilnya akan ditempatkan mulai dari Simpang Radio Metro Polis hingga Simpang Samber Park. Serta penempatan lokasi parkir kendaraan peserta.

“Personil akan kami tempatkan di Simpang Radio Metro Polis, Simpang Alfamart Samber, Simpang Warung Pojok, Simpang Kantor Camat Metro Pusat, Simpang PLN dan Simpang TL. SMP N 3. Soal Kantong Parkir untuk R2 di samping Wisma Haji, dan untuk R4 di Lapangan Samber. Kalo untuk jalur masuknya melalui Simpang Radio metro Polis,” ujarnya.

AKP Kasyfi juga mengungkapkan bahwa ruas jalan Mr. Gele Harun akan disterilkan. Selain itu, Jalan ZA Pengalaman juga akan dibuka dua jalur.

“Untuk jalan Mr. Gele Harun yang pas di depan Wisma Haji akan disterilkan dari parkir, untuk penempatan ambulan dan kendaraan kawal serta kendaraan tamu dan pengawas dari pusat. Sementara untuk rambu porbiden di Jalan ZA Pengalaman, selama pelaksanaan tes, untuk sementara di non aktifkan,” tandasnya. (Arby)