SD IT Teladan Kotaagung Gelar Sidang Tahfidz Juz 29 dan 30 Alqur’an

TANGGAMUS –Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Teladan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus menggelar sidang tahfidz juz 29 dan 30 Alqur’an di Masjid Baitul Muslim SDIT Teladan, Pekon Kotaagung Kampung.

Dalam kegiatan ini sebanyak 35 orang siswa siswi kelas VI sebagai peserta sidang tahfidz,  yang terdiri dari 26 orang peserta laki laki dan sebanyak 9 orang peserta perempuan.

Hadir saat sidang tahfidz, Pembina SDIT Teladan Munawar, M. Pd, Kepala Sekolah SDIT Teladan Rohman Sularno, S. Pd, Ketua Komite Suhartono serta para dewan guru.

Hadir juga Ustadz Hafidz Hafidzurohman sebagai penguji sidang untuk peserta laki laki didampingi Ustadz Cepi dan Syaiful.

Kemudian Ustadzah Dewi Qomariyah untuk penguji sidang tahfidz peserta perempuan dan hadir seluruh peserta beserta para orang tua atau wali peserta.

Menurut Kepala Sekolah SDIT Teladan Rohman Sularno, S. Pd, sidang tahfidz merupakan ujian kelulusan membaca Alqur’ an juz 29 dan 30 untuk murid kelas VI tersebut.

Yang mana melalui sidang ini murid akan diuji tentang tajwid, tartil dan mahroj huruf Alqur’an, saat membaca Alqur’an.

“Murid yang lulus dari SDIT Teladan minimal hapal 2 juz Alqur’an, dan untuk membuktikan mereka benar benar telah menguasai 2 juz tersebut. Maka kami melaksanakan ujian tes tahfidz, yang digelar, Rabu (06/03/2019) kemarin.” katanya, Kamis (07/03/2019).

Rohman Sularno mengatakan, dengan digelarnya sidang tahfidz Alqur’an ini diharapkan para murid yang lulus dari SDIT Teladan tersebut menjadi generasi Qur’ani yang berahlak islami dari Kabupaten Tanggamus kedepan.

“Sehingga kedepan mereka akan terus termotivasi untuk mempelajari dan menghapal Alqur’an, dikarenakan telah memiliki dasar ilmu Alqur’an yang baik. Dan harapan kita saat anak-anak ini terjun di dalam masyarakat, bisa bermamfaat dan menjadi generasi Qur’ani,” ujarnya.

Rohman Sularno menambahkan, adapun kelulusan kelas VI SDIT Teladan tahun ini, merupakan alumni yang ketiga sejak berdirinya SDIT Teladan.

“Harapan kami mewujudkan generasi qur”ani melalui tahfidzul qur’an sesuai tema sidang, yakni generasi yang berkualitas serta mencintai Alqur’an,” imbuhnya.(Ahmad/Heri)