Nanang Pantau Kelangkaan, Pertamina Janjikan Tambahan 22.400 Elpiji 3 Kg

LAMPUNG SELATAN — Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto turun langsung ke lapangan menyikapi  kelangkaan gas elpiji 3 kg beberapa akhir pekan ini.

Hasilnya, Pertamina dan Hiswana Migas Lampung  berjanji akan menggelontorkan tambahan gas melon untuk rayon Lampung Selatan sebanyak 22.400 tabung.  Diperuntukkan untuk sebelas kecamatan yang ada di Lamsel.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Lamsel, Qorinilwan.

“Perintahnya Pak Nanang kan segera lakukan koordinasi dengan pihak terkait. Cari terobosan, bagaimana kelangkaan gas ini sesegera mungkin dapat teratasi, ” kata Qorinilwan menirukan ucapan Nanang Ermanto. Sabtu (01/09).

Setelah melakukan sidak pagi tadi yang dilakukan Nanang Ermanto,  Qorinilwan langsung menindaklanjuti dengan melakukan koordinasi dengan Pertamina dan Hiswana Migas Lampung. Berdikusi untuk mengatasi krisis elpiji,khususnya di Lamsel.

“Kami melakuan koordinasi dengan Pertamina dan Hiswana Migas, dan membuahkan hasil. Mereka akan memberikan supply tambahan sebanyak 22.400 tabung gas melon, dengan harapan dapat mengurangi permaslahan kelangakaan elpiji bagi masyarakat Lamsel,”  tutur Qorinilwan.

Tabung akan didistribusikan di 11 kecamatan yaitu terdiri dari kecamatan Katibung, Candipuro, sidomulyo, Way Panji, Way Sulan, Kalianda, Rajabasa, Ketapang, Bakau, Palas dan Sragi, dengan menggunakan  40 truk.

“Satu truk kapasitasnya mengangkut 560 tabung. Dan kita akan pantau terus sampai keadaan normal kembali, ” beber Qorinilwan.

Tidak sampai disitu saja, lanjut Qorinilwan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian  pun diperintahkan  melakukan peninjauan terhadap agen dan pangkalan hingga ke pengecer, untuk mematau pasokan gas melon serta harga agar tidak terjadi permainan oleh oknum tidak bertanggungjawab.

“Melakukan pantauan hingga kondisi normal,  tapi juga melakukan terobosan agar kelangkaan gas tidak terjadi lagi dimasa yang akan datang. Serta megawasi  agen dan pangkalan,  samapi pengecer, kalau mereka macam-macam, akan tidak tegas dengan penutupan,” jelasnya. (red)