Kisah Mistis Mobil Damkar Metro, dari Bunyi Hingga Jalan Sendiri

METRO – Ketika kita berbicara soal mistis, mungkin membuat bulu kuduk merinding. Apalagi ketika menyaksikan langsung hal yang diluar nalar. Jelas itu membuat terheran-heran. Itulah yang dialami personil Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Sat Pol PP Kota Metro.

Pertanda akan terjadi peristiwa hebat seperti kebakaran besar di Bumi Sai Wawai selalu terlihat melalui pergerakan armada Damkar. Kisah nyata ini dialami dan diceritakan langsung oleh personil Damkar Kota Metro dalam sesi wawancara bersama Reporter Surat Kabar Harian BE 1 Lampung.

Instruktur Damkar Kota Metro Agus Setiawan menceritakan, dari tiga unit armada Damkar yang dimiliki, masing-masing diberi nama Fire Fighter 1, 2 dan 3.

“Dari ketiga unit ini masing-masing punya karakter karena ketiganya beda pengoperasian juga, dan khusus ini Fire Fighter 1 kan usianya sudah lanjut. Jadi seringkali ada kejadian-kejadian di luar nalar dan logika,” ucapnya, Kamis (7/3/2019).

Ia menyebutkan, berkaitan dengan hal mistis kendaraan yang pertama digunakan petugas Damkar sejak tahun 2001 itu sering bergerak dan hidup tanpa dioperasikan petugas.

“Mungkin itu berkaitan dengan mistis ya. Percaya atau tidak tapi kami sering mengalami hal itu. Seperti contohnya mesin hidup dan mati sendiri padahal kuncinya ada di sini. Dan seperti ada pergerakan maju sendiri walaupun tidak jauh hanya 1 sampai 2 meter. Kemudian bisa mundur lagi dengan sendirinya. Itu beberapa kali sudah terjadi,” ceritanya.

Eksistensi mistis Fire Fighter 1 itu selalu membawa pertanda yang berkaitan dengan bencana kebakaran.

“Jadi ketika kendaraan itu mengalami hal-hal ganjil itu, biasanya satu hari berselang bahkan beberapa jam berselang pada hari yang sama, akan ada kejadian besar seperti kebakaran yang besar di kota Metro,” ujar Agus.

Pria yang akrab disapa Bang Rojak itu juga menyampaikan kisah peran Fire Fighter 1 dalam memberi pertanda akan bencana.

“Contohnya pernah terjadi kebakaran di Pasar Cendrawasih itu beberapa kali diberikan pertanda. Kemudian di pabrik CPU Tomo di Karangrejo itu ada beberapa kali kejadian. Terus di 21 pernah juga kebakaran yang menimbulkan korban jiwa. Dan kendaraan Fire Fighter 1 ini sering sekali menandakan itu,” katanya.

Kesaksian Agus Setiawan alias Bang Rojak itupun dibenarkan oleh petugas lainnya. Dari keterangan Okta Mariza, armada yang telah 18 tahun menemani unit Damkar Metro itu sering membantu memberikan isyarat akan terjadinya peristiwa.

Meski begitu, pihaknya tidak pernah takut mendapatkan gangguan gaib. Karena menurutnya pengabdian kepada masyarakat melalui unit Damkar selalu diberikan perlindungan oleh yang maha kuasa.

“Secara keseluruhan kami tidak takut dengan pertanda-pertanda gaib itu, walaupun kadang memang ada anggota yang mungkin karakternya agak penakut. Tapi pada prinsipnya kami tidak takut dengan balutan mistik yang ada disekitar damkar, semua berjalan sebagaimana mestinya, karena memang sudah tugas kami dalam mengabdi,” pungkasnya.

Sementara dari pantauan reporter SKH BE1 Lampung, kendaraan pabrikan Toyota bermerk Dyna Rino 115Ps itu kondisinya banyak berkarat. Mobil tua bernomor polisi BE 9058 FZ ini warnanya mulai memudar. Sehingga dimungkinkan menambah balutan mistis kendaraan tersebut.

Meski begitu, berdasarkan keterangan para petugas Damkar kendaraan tersebut hingga kini masih tangguh digunakan untuk menjinakkan si jago merah. (Arby)